Pelaku pemerkosaan seorang siswi SMP di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Korban yang berinisial EA ini tewas setelah diperkosa secara bergilir oleh pacar dan 3 pelaku lainnya.

Siswi SMP Tewas Diperkosa 4 Pria, Begini Kronologisnya

Rabu, 02 Januari 2019 - 15:26:26 WIB

Tirainews.com - Nasib malang menimpa seorang siswi SMP di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial EA. Ia tewas setelah diperkosa secara bergilir oleh pacar dan 3 pelaku lainnya.

Kabar tewasnya EA sempat menghebohkan warga Lombok Timur. Tiga dari empat pelaku telah ditangkap oleh kepolisian setempat, pada Sabtu (29/12/2018) lalu.

Ketiga pelaku itu diketahui bernama Irwan Hadi (34), Makbullah (23), dan Ade Putra Ependi (25). Sementara, sang pacar EA berinisial S (18) yang sempat buron telah ditangkap Tim Resmob Polres Lombok Timur di wilayah Kecamatan Suralaga, Selasa (1/1/2019), sekitar pukul 08.00 Wita.

Kronologi Kejadian

Loading...

Berdasarkan rilis dari Polres Lombok Timur, kejadian pemerkosaan berawal saat korban dijemput S untuk menonton acara Musabaqah. Setelah itu, S mengajak korban untuk menemaninya mabuk bersama 3 pelaku lainnya.

Saat para pelaku dalam kondisi mabuk, S menyetubuhi korban di dalam sebuah kebun di Desa Sukamulia Praida, Bagik Payung Timur, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.

Usai melakukan aksinya, S menawari korban untuk disetubuhi oleh rekannya. Namun, korban menolak tawaran. Tak menyerah, S membujuk korban dan akhirnya mau dibonceng oleh seorang pelaku bernama Irwan untuk diantar pulang.

Korban Melompat dari Motor

Dalam perjalanan, korban meloncat dari motor yang dikendarai Irwan karena diduga ketakutan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan telinga sehingga tidak sadarkan diri.

Bukannya ditolong, S bersama pelaku Ade malah membawa korban ke kebun dan kembali menyetubuhinya.

Setelah itu, korban dibawa ke tersangka lain Irwan dan Makbullah yang sudah menunggu di sebuah gudang di Dusun Lendang, Desa Sukarma, Kecamatan Aikal.

Tidak Sadarkan Diri

Kedua pelaku menyetubuhi korban yang masih dalam keadaan pingsan secara bergiliran. Setelah puas melakukan aksi bejatnya, kedua pelaku itu membawa korban ke puskesmas Kalijaga. Namun saat di tengah perjalanan korban telah meninggal dunia.

Mengarang Cerita

Pelaku yang panik setelah mengetahui korban meninggal kemudian mengarang cerita seolah-olah EA ditemukan di tengah jalan dalam keadaan sempoyongan. Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan pihak berwajib, dan polisi menangkap para pelaku karena melihat kejanggalan dari keterangan mereka.

Saat ini keempat pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Lombok Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.




Baca Juga Topik #hukrim+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+