Ilustrasi (net)

Seram! Anggota Damkar dan Penyelamatan Kota Pekanbaru Evakuasi Ular Sanca dan Piton

Senin, 14 Januari 2019 - 21:36:40 WIB

Tirainews.com - Tahun 2018, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru melakukan puluhan upaya penyelamatan. Ada 26 upaya penyelamatan dan evakuasi yang dilakukan.

Upaya penyelamatan terbanyak yakni membantu evakuasi ular yang memasuki pemukiman warga. Pihak dinas mencatat ada sembilan evakuasi ular. Mereka melakukan evakuasi di sejumlah lokasi yakni Jalan Garuda, Jalan Flamboyan dan Jalan Madrasah.

Kemudian Jalan Cipta Karya, Jalan Pesisir, Beringin Perum Pemda dan Taman Sari. Lalu di kawasan Padang Bulan sempat ditemukan dua kali.

Petugas dinas mendapati adanya ular di tumpukan barang bekas, rumah warga dan semak belukar.

Loading...

Jenis ular yang dievakuasi ada jenis sanca dan piton. Mereka juga membantu evakuasi sarang tawon ukuran besar yang mulai mengganggu warga.

Mereka melakukannya di tujuh lokasi yakni Jalan Sutomo, Jalan Hangtuah, Jalan Rokan, Jalan Utama, Jalan Ahmad Yani, Jalan Limbungan dan Jalan Air Dingin.

Tim dari dinas juga melakukan upaya evakuasi terhadap tujuh penyelamatan korban bencana.

Di antaranya evakuasi jasad di Sungai Umban, korban percobaan bunuh diri, evakuasi anak tenggelam di Sungai Air Hitam dan banjir di Jalan Riau Ujung.

Mereka juga melakukan evakuasi korban kebakaran pergudangan di Jalan HR Soebrantas, Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Makmur.

"Para petugas juga membantu evakuasi monyet di Jalan Sari, serta membantu dua kali evakuasi pohon tumbang di Jalan Tasykurun," papar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Burhan Gurning, Senin (14/1/2019).

Menurutnya, tim dari dinas tidak cuma fokus melakukan upaya pemadaman kebakaran. Mereka juga bertugas melakukan upaya evakuasi dan penyelamatan selama tahun 2018.

Mereka mulai melakukan proses evakuasi dan penyelamatan pada Februari 2018. Saat itu ada empat kali upaya penyelamatan dan evakuasi. Tiga di antaranya evakuasi ular dari rumah warga.

Kemudian pada bulan Mei juga dilakukan empat kali penyelamatan dan evakuasi. Tiga di antaranya evakuasi ular di pemukiman warga. Sedangkan bulan Juni, Juli dan Agustus masing-masing tiga penyelamatan.

Lalu pada Maret, September, Oktober dan Desember masing-masing dua upaya evakuasi dan penyelamatan. Pada April hanya satu upaya evakuasi, yakni evakuasi ular di rumah warga.




Baca Juga Topik #riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+