Zulfahmi Adrian

Pengembangan Lahan Sport Center di Pekanbaru Terganjal Sertifikat

Rabu, 30 Januari 2019 - 17:20:40 WIB

Tirainews.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru berencana mengembangkan lahan Sport Center di Tenayan Raya. Tapi, progres pengembangan lahan yang akan dibangun beberapa fasilitas olahraga itu terganjal belum keluarnya sertifikat.

"Kami sedang menggesa sertifikat tanah ke BPN. Selesai administrasi kita bisa minta bantuan ke pusat," kata Kepala Dispora Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Rabu (30/1/2019). 

Zulfahmi menyebut, pihaknya sudah memproses administrasi untuk menerbitkan sertifikat tanah tersebut. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru terkait aset yang digunakan. 

Namun, sampai kini belum ada progres dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru. "Untuk pensertifikasi ini sudah di BPN, tapi belum ditindaklanjuti," kata dia. 

Loading...

Lanjutnya, luas lahan yang akan dikembangkan ini mencapai 18,4 hektare. Namun, Ia menyebut cukup 2 hektare saja lahan yang bersertifikat, pihaknya sudah bisa mengajukan permohonan bantuan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Olahraga (Kemenpora). 

"Dapat saja 2 hektare sertifikat kita ajukan bantuan ke menkeu dan menpora," harapnya. 

Ia berencana, di dalam lahan seluas 18,4 hektare itu akan ada Studion Sepak bola. Selain itu, ada arena volly ball, Padepokan silat, arena basket, kolam renang, arena motor cross dan jalur sepeda, serta panjat tebing dan Outbone. 

"Kita ajukan Rp263 miliar. Pengajuan itu sudah ditandatangani pak wali. Nah kita butuh sertifikat tanah ini untuk ajukan bantuan," jelasnya. 




Baca Juga Topik #olahraga+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+