Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT (kiri) bersama Kepala Bulog Divre Riau-Kepri Abdul Muis menandatangani MoU pendistribusian bahan pokok.

Kerjasama dengan Bulog, Pemko Pekanbaru Jamin Ketersediaan Pangan

Rabu, 06 Februari 2019 - 18:38:15 WIB

Tirainews.com - Menjamin ketersediaan pangan di Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Bulog menandatangani MoU pendistribusian bahan pokok, Rabu (6/2/2019). 

"Ini untuk menjamin ketersediaan pangan sehingga tidak terjadi kelangkaan, mengendalikan harga sesuai ketetapan pemerintah," kata Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT. 

MoU ini juga, kata Walikota untuk mencegah oknum-oknum yang menumpuk barang. "Kita melakukan MoU dengan Bulog diantaranya untuk mencegah terjadinya kelangkaan pangan," jelasnya. 

Jadi, tambahnya, dengan MoU ini, pemerintah bisa memantau pendistribusian pahan, sehingga stok pangan ada tanpa putus. Untuk teknis pendistribusian pahan ini akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama melalui jejaring yang ada di Pemko l Pekanbaru.

Loading...

"Pertama melalui pemberdayaan yang ada di dua lokasi, yakni Masjid Paripurna dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMBRW)," kata dia. 

Lanjutnya, masing-masing koperasi di Masjid Paripurna dan PMBRW akan membuka toko. Saat ini, ada yang sudah memiliki toko dan ada yang belum. "Mereka ini akan kita jadikan jejaring dalam penyediaan pangan kita," kata dia.

Selain itu, Dinas Pendidikan, koperasi karyawan dinas pendidikan nanti juga akan menjadi jejaring melalui koperasi di sekolah. "Akan kita jadikan jejaring penyalur bahan pangan yang ada di Bulog. Ada sembilan bahan pokok, seperti minyak, beras, jagung, daging dan sebagainya," terangnya.

Ia yakin, MoU ini akan menguntungkan kepada semua pihak, khususny masyarakat. Menurutnya, kerjasama ini akan memutuskan mata rantai distribusi pangan yang akan lebih menghemat beban masyarakat.

"Dengan kerjasama ini setidaknya lebih dari satu mata rantai distribusi pangan bisa diputuskan, karena mata rantai ini berdampak pada harga, setiap titik mata rantai mereka ambil profit (keuntungan)," kata dia. 

Ia memperkirakan, sekitar 50 persen mata rantai bisa dikurangi dengan MoU ini. Artinya Pemko bisa kendalikan harga sehingga tidak terjadi kenaikan, dan mengendalikan inflasi," jelasnya. 

Kepala Bulog Divre Riau-Kepri Abdul Muis mengungkapkan, dengan MoU ini ketersediaan pangan dapat lebih terjamin di masyarakat, hingga ketingkat RT dan RW.

"Tentu dengan MoU bersama walikota tadi, kita juga bisa mendorong ketersediaan pangan sampai ketingkat RT dan RW, dimana masyarakat bisa mendapatkan pangan dengan harga yang relatif murah," kata dia. 

Ia juga menjelaskan bahwa ketersediaan pangan Bulog Divre Riau-Kepri masih aman hingga enam bulan ke depan. Ditambah dengan penambahan ulang pada 3 bulan mendatang.

"Stok kita untuk Riau cukup aman dan dapat bertahan hingga 6 bulan kedepan, itupun 3 bulan lagi kita isi lagi, sesuai dengan kapasitas infrastruktur kita. Sampai menjelang Pilpres juga aman," kata dia.

Kemudian, stok beras sendiri diperkirakan masih mencapai sekitar 25.000 ton, daging sekitar 40.000 kilogram, berikut sembako lain yang juga dalam persediaan yang cukup. 




Baca Juga Topik #riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+