Foto : ist

Kuansing Berduka, Banjir Bandang Robohkan 5 Rumah dan 275 KK Jadi Korban 

Rabu, 27 Februari 2019 - 21:32:06 WIB

Tirainews.com - Lima rumah roboh dan 275 kepala keluarga (KK) menjadi korban banjir bandang di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuansing, Riau, Rabu (27/2/2019). Banjir kali ini menjadi yang terparah sepanjang sejarah. 

Selain itu, 10 rumah lainnya rusak. Sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga. Banjir bandang yang terjadi Rabu pagi disebabkan hujan deras yang turun mulai dari Rabu dini hari hingga pagi.

Camat Gunung Toar Sadarisnah mengatakan, dari keterangan warga air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 05.30 WIB pagi. "Warga tidak ada yang menyangka air akan merendam sampai atap rumah dan arus yang datang akan sangat deras," kata dia.

Melihat air dengan cepat naik dan arus yang terjadi cukup deras, warga mulai berusaha menyelamatkan barang-barang dan berlarian ke tempat yang lebih tinggi. Dan sekitar pukul 08.00 WIB air dengan cepat merendam jalan. 

Loading...

Melihat kondisi air cepat naik dan arus yang datang semakin deras, warga langsung berlarian menyelamatkan diri ketempat yang tinggi. "Bahkan tadi ada orang tua yang dievakuasi dilarikan ketempat yang lebih tinggi," ujar Sadarisnah. 

Diakui Camat, setiap hujan deras sebagian wilayah di Desa Petapahan ini memang sudah jadi langganan banjir. Tapi baru kali ini terjadi banjir yang paling parah. 

"Biasanya banjir hanya sekedar merendam rumah warga, lalu beberapa jam sudah surut. Kalau tadi pagi itu selain airnya dalam, banjir juga cukup lama merendam rumah, dan arusnya juga sangat deras," katanya. 

Untuk membantu korban banjir, pihak kecamatan katanya, juga sudah membuka dapur umum di salah satu rumah warga yang berada tidak jauh dari Jembatan Petapahan. 

Camat juga menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir yang terjadi di Desa Petapahan. 




Baca Juga Topik #peristiwa+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+