Wakil Gubernur Riau Edy Nasution didampingi Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi serta Forkompimda menabuh bedug tanda dimulainya Potang Belimau (das)

Ada yang Berbeda Saat Tradisi Potang Belimau di Pekanbaru Berlangsung

Ahad, 05 Mei 2019 - 18:14:48 WIB

Tirainews.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar agenda Potang Belimau di Tepian Sungai Siak, Minggu (5/5/2019). Agenda tahunan ini dimulai dengan ziarah kubur di Makam Marhum Pekan atau Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah yang merupakan pendiri Kota Pekanbaru. 

Ziarah kubur di komplek Masjid Raya Pekanbaru di Jalan Senapelan ini di hadiri Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dan Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru.

Beberapa Kepala Dinas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru dan juga pemerintah provinsi tampak hadir. 

Usai ziarah kubur, rombongan bergerak ke tepian Sungai Siak untuk prosesi selanjutnya yaitu Potang Belimau. Agenda sarat dengan pelestarian kebudayaan melayu ini dipusatkan di kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi.

Loading...

Pada kesempatan itu, pemerintah juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim yang berada di kawasan tersebut. Ada yang hilang dari agenda rutin setiap menyambut bulan Ramadan ini. 

Tahun sebelumnya, kebiasaan Pemko memulai ziarah ke pemakaman umum yang berada tak jauh dari lapangan bukit, Kecamatan Senapelan. Di sana, biasa, Pemko dan Forkompimda berziarah ke makam tokoh-tokoh penting dalam sejarah Pekanbaru. 

Namun, tahun ini hal tersebut ditiadakan. Satu lagi, kebiasaan melepas itik di Sungai Siak tahun ini juga tak terlihat. Biasanya, prosesi inilah yang ditunggu-tunggu warga. Itik yang dilepaskan ke sungai Siak diperebutkan. 

Menanggapi itu, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengatakan, pelepasan itik tidak dilaksanakan dengan pertimbangan tidak ingin menyiksa hewan. Prosesi ini kata dia, sudah ditiadakan sejak 3 tahun lalu. 

"Masa itik dilempar-lempar, kita kan mau puasa, harus bersih dari dosa," kata dia. 

Lanjutnya, Potang Belimau ini merupakan sarana pensucian diri sebelum memasuki bulan Ramadan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam acara tersebut. 

"Makna pensucian diri karena besok kita akan melaksanakan ibadah puasa. Atas nama Pemko Pekanbaru kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Pekanbaru," sebutnya.




Baca Juga Topik #wisata+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+