Foto : ist

Audiensi dengan Walikota Pekanbaru, TPP Guru Sertifikasi Dibayarkan Jika Ada Uang

Selasa, 07 Mei 2019 - 15:29:34 WIB

Tirainews.com - Audiensi antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan perwakilan guru sertifikasi di ruang rapat lantai 3 kantor walikota Jalan Sudirman, Selasa (7/5/2019) juga dihadiri perwakilan mahasiswa Universitas Riau. 

Di ruang rapat kantor walikota, ketua PGRI Kota Pekanbaru Defi Warman tampak sudah menunggu. Koordinator guru sertifikasi Zulfikar Rahman juga terlihat sudah menunggu. 

Dari pihak Pemko Pekanbaru, selain Walikota sudah ada Asisten I Setdako Pekanbaru Azwan, juga ada Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal. Selain itu, ada Sekretaris  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru Masria.

Ketua PGRI Kota Pekanbaru Defi Warman mengatakan, kedatangan para guru ingin langsung mendengar keterangan dari Walikota. PGRI sudah sering koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik), tapi para guru ingin langsung mendengar keterangan dari walikota.

Loading...

"Kami sudah menerima informasi bahwa pemerintah kota sudah mendapat jawaban dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait TPP," ulasnya. 

Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus MT tidak menampik, Pemko Pekanbaru menerima surat jawaban dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait tuntutan guru sertifikasi. Jawaban disampaikan langsung oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan.

Pada pertemuan itu, Firdaus membacakan intisari dari jawaban kementrian yang diterima pada April 2019 silam. Ia menyebut bahwa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 33 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Permendikbud RI Nomor 10 tahun 2018 tentang petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi, tunjangan khusus dan tambahan penghasilan guru pegawai negeri sipil hanya mengatur dana APBN. 

Sedangkan keuangan APBD diatur sendiri oleh pemerintah daerah. Ia menyampaikan dalam surat itu tertuang bahwa pemerintah daerah dapat memberi TPP kepada PNS di daerah. "Hal ini sesuai pertimbangan yang objektif dengan memperhatikan keuangan daerah. Serta memperoleh persetujuan DPRD," kata dia. 

Ia menyebut, kesimpulan dalam pertemuan itu, Pemko Pekanbaru bisa memberikan TPP bagi guru dengan sertifikasi pendidikan. Tapi pemberian TPP bisa dilakukan sepanjang keuangan daerah memungkinkan. 

"Kalau keuangan pemerintah kota mampu tentu kita serahkan. Nanti kita hitung lagi kemampuan keuangan daerah," kata dia. 

Usai pertemuan, tiga perwakilan Mahasiswa mendekati Firdaus untuk menyerahkan hadiah. Ada dua hadiah yang diberikan. Hadiah pertama berbentuk karang bunga dengan isi Cotton Bud atau pembersih telinga. 

Sedangkan hadiah kedua berbentuk piagam. Dalam piagam itu, ditulis 'Rekor Pekanbaru sebagai Walikota terbaik dalam bersandiwara untuk tidak melihat dan mendengarkan rakyatnya'. 

Pada saat penyerahan hadiah itu, raut wajah Firdaus sedikit berubah. Ia terlihat emosi lantaran menilai perwakilan mahasiswa ini tidak mendengarkan penjelasannya saat audiensi berlangsung. 

"Kan saya sudah jelaskan. Kalau tidak paham, congkel aja (kuping) pakai ini (Cotton Bud)," kata Firdaus meninggalkan ruang rapat.




Baca Juga Topik #riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+