Ilustrasi (net)

Satpol PP Bakal Ganggu Kenyamanan Penghuni Rusunawa Yos Sudarso

Kamis, 09 Mei 2019 - 14:10:42 WIB

Tirainews.com - Satpol PP Kota Pekanbaru bakal mengganggu kenyamanan penghuni rumah susun sewa (rusunawa) di Jalan Yos Sudarso. Pasalnya, beberapa penghuni menunggak uang sewa hampir lima bulan. 

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono mengatakan mengganggu kenyamanan penghuni akan dilakukan apabila surat peringatan pengosongan unit Rusunawa tidak diindahkan penghuni. 

"Kalau tidak dikosongkan, kita ganggu aja. Kita tongkrongin tu. Kita bunyikan sirine dan kita gedor malam-malam. Lama-lama tidak nyaman juga mereka," kata Agus, Kamis (9/5/2019). 

Sebelum tindakan itu dilakukan, pihaknya bakal melayangkan surat peringatan pekan depan. Pada surat ini tertuang peringatan kepada penghungi yang menunggak sewa untuk mengosongkan rusunawa. 

Loading...

Kata Agus, penghuni yang sudah membayar sewa tidak bakal menerima surat tersebut. "Kami bakal layangkan surat untuk mengosongkan rusunawa dalam tempo tiga hari hanya kepada penunggak," jelasnya. 

Lanjutnya, surat peringatan pengosongan ini adalah hasil kesepakatan tim yustisi. Agus menyebut pemberian surat peringatan adalah rangkaian penertiban para penghuni yang menunggak sewa. Mereka yang tidak membayar sewa rusunawa harus mengosongkan unitnya.

"Jadi pada tahap awal, kita coba lakukan upaya persuasif. Kita coba komunikasi langsung dengan para penghuni," tegasnya.

Kata Agus, pihaknya berencana mengerahkan 100 hingga 150 personel untuk terlibat dalam penertiban. Ia menambahkan, saat ini penghuni di rusunawa mencapai 80 Kepala Keluarga (KK). 

Dari jumlah itu, 57 di antaranya menunggak sewa. Mereka sudah memperoleh peringatan dari pengelola lantaran tidak bayar sewa selama hampir lima bulan.

Penghuni rusunawa sudah menghuni unit sejak tahun 2018 silam. Pengelola juga sudah melakukan sosialisasi terkait tarif sewa kepada para penghuni pada Oktober 2018 lalu. Tarif sewa sudah berlakukan sejak Januari 2019.

Mereka harus membayar sewa sesuai Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 1 tahun 2015 tentang Pengelolaan Rusunawa. Penghuni yang tidak kunjung membayar uang sewa terancam harus keluar dari rusunawa.

Besaran tarif diatur sesuai Perwako Nomor 160 Tahun 2015 tentang tarif sewa rusunawa. Besaran tarif sewa hunian dari Rp 175.000 hingga Rp 275.000. Tarif ini belum termasuk pembayaran listrik. 




Baca Juga Topik #riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+