Muhammad Jamil

147 Rumah Makan Non Muslim di Pekanbaru Urus Izin Buka

Kamis, 16 Mei 2019 - 14:12:46 WIB

Tirainews.com - Hingga hari ke-11 puasa Ramadan, 147 pengusaha rumah makan non muslim telah mengurus izin, di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru. 

Kepala DPM-PTSP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil mengatakan, berdasarkan instruksi yang dikeluarkan oleh Walikota, dalam rangka menghormati yang berpuasa di bulan Ramadan, pengusaha rumah makan non muslim harus mengurus izin jika ingin buka. 

DPM-PTSP kata Jamil, sudah lakukan sosialisasi kepada pengusaha rumah makan, restoran. "Bagi muslim tentu dilarang untuk masuk. Dari Pantauan kami di DPM-PTSP ini sudah mengurus 147 rumah makan yang mengurus," kata Jamil, Kamis (16/5/2019). 

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pengusaha yang mengurus izin tahun ini lebih sedikit. Tahun lalu, tercatat ada 155 pengusaha rumah makan non muslim yang mengurus izin. 

Loading...

"Tahun kemaren totalnya sekitar 155 rumah makan yang mengurus," kata dia. 

Jamil menilai, ada dua faktor yang membuat pengurus izin tersebut berkurang. Pertama, kata Jamil, kemungkinan pemilik usaha sudah menutup usahanya. 

"Mungkin rumah makan tidak buka lagi, sehingga mereka tidak mengurus. Kedua mungkin tingkat kesadaran pengusaha yang memang tidak mengurus izin," jelasnya. 

Kepastian ini yang terus ditelusuri oleh tim DPM-PTSP Kota Pekanbaru. Kata Jamil, timnya sudah melakukan supervisi ke lapangan untuk memastikan. 

"Yang kita cek itu rata-rata sudah mengurus izin, mungkin ada satu atau dua rumah makan yang belum terpantau," kata dia. 

Ia juga mengimbau agar pengusaha yang belum mengurus segera datang ke DPM-PTSP. Kata dia, pengurusan izin ini tidak rumit. DPM-PTSP pun tidak memungut biaya untuk pengurusan izin rumah makan non muslim ini. 

"Pengurusan hanya sehari, begitu mereka datang mereka langsung dapat izinnya dengan nomornya langsung. Nomor ini akan dipasang di spanduk mereka. Pengurusan sekitar 1 jam saja, pengusaha tidak dikenakan biaya," jelasnya. 




Baca Juga Topik #riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+