Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin (kiri) bersama tim saat mengecek keadaan tempat usaha salah satu wajib pajak ketika didatangi SDT, beberapa waktu lalu. 

Kejar Target Penerimaan Pajak, Bapenda Pekanbaru Terapkan Berbagai Inovasi

Senin, 20 Mei 2019 - 12:19:16 WIB

PEKANBARU - Tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru memiliki target penerimaan pajak daerah sekitar Rp800 miliar. Untuk mencapai itu, mereka menerapkan berbagai inovasi yang memudahkan pembayaran pajak serta sosialisasi daftar tagih (SDT). 

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pimpinan Zulhelmi Arifin SSTP MSi gencar mendatangi  para wajib pajak (WP). Akhir-akhir ini ada beberapa ruas jalan yang sudah disisir Bapenda Pekanbaru. 

Hampir seluruh kekuatan personel Bapenda mulai dari tingkatan kepala bidang (kabid) hingga tenaga harian lepas (THL) berjumlah 250 orang dibawa serta. Mereka menyisir Jalan Sudirman, Soekarno Hatta, Imam Munandar, dan Tuanku Tambusai. 

Mereka menghitung potensi dan menagih terhadap WP yang ada di sana dengan fokus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak reklame dan pajak restoran. Selain itu, tujuan dilaksanakan SDT ini juga memberikan pemahaman kepada WP tentang mekanisme dan kewajiban pajak. 

Loading...

"Semua tim memang kita turunkan agar WP paham tentang kewajibannya membayar pajak. Yang kami lakukan tentunya juga memberikan informasi kepada WP, kalau bayar pajak sekarang ini sudah mudah dan gampang. Apalagi sudah online," kata Zulhelmi, baru-baru ini. 

Kata dia, SDT penting dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang cukup tentang apa saja pajak yang menjadi kewajiban yang harus dibayar dan bagaimana tata cara pembayaran pajak yang benar. 


Ada 11 jenis pajak daerah yang ditangani Bapenda Pekanbaru. Pajak-pajak ini adalah pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, restoran, parkir, air bawah tanah, mineral bukan logam dan batuan, pajak penerangan jalan, PBB-P2, dan BPHTB sesuai UU No 28 Tahun 2009 tentang  pajak daerah dan retribusi daerah. 

"Untuk Triwulan I sudah tercapai Rp125 miliar. In sya Allah di triwulan II ini kita akan terus tingkatkan PAD kita, makanya ke depan kita akan terus turun ke lapangan jemput bola ke wajib pajak," tegasnya.

Untuk triwulan II 2019, target pajak daerah yang akan dicapai Bapenda berjumlah sekitar Rp184 miliar. Pada triwulan II ini, pajak reklame, restoran dan PBB akan lebih lebih digenjot sebagai prioritas. Pajak reklame disasar karena memiliki potensi yang cukup besar, yakni ditargetkan Rp60 miliar sepanjang 2019.

Bapenda itu sendiri, ada Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT yang selalu memberi suport. Walikota mengeluarkan Instruksi dengan Nomor 13 tahun 2018 mengenai seluruh kepala OPD diminta agar setiap layanan administrasi masyarakat melampirkan bukti lunas PBB sudah berjalan.

Instruksi ini contohnya sudah diterapkan di pengurus perizinan dan beberapa OPD lainnya.  PBB yang dihimpun Bapenda sekarang naik Rp2,9 miliar. Di Pekanbaru, 251 ribu SPPT PBB sudah dibagikan ke 12 Kecamatan dan 83 kelurahan awal Februari lalu. SPPT PBB ini memiliki potensi pajak hingga Rp158 miliar.

Dari data Bapenda Pekanbaru per April 2019 terjadi kenaikan signifikan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tahun lalu PBB per April tercatat Rp1.300.143.307. Sementara April 2019 naik 264 persen menjadi Rp4738.058.628. 

Sementara itu, BPHTB juga mengalami kenaikan. April tahun 2018 berada di angka Rp6.179.821.354. Dan di April 2019 naik 28,46 persen menjadi Rp7.938.808.259. Beradaptasi dengan teknologi, Bapenda Pekanbaru sekarang sedang dalam proses penuntasan kerja sama dengan beberapa aplikasi pembayaran online.**(adv) 




Baca Juga Topik #riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+