Foto : net

Mengenal Sosok Paspampres Amerika Serikat Keturunan Indonesia

Selasa, 09 Juli 2019 - 06:19:41 WIB

Tirainews.com - Nama Alta Lauren Gunawan sedang ramai diperbincangkan. Wanita yang bertugas sebagai pasukan pengamanan presiden Amerika Serikat (paspampres AS) ini ternyata keturunan Indonesia.

Ayah saya 100 persen orang Indonesia. Ibuku adalah keturunan dari beberapa negara. Menjadi campuran itu luar biasa. Saya bangga menjadi orang Amerika keturunan Asia," kata Alta.

Banyak cerita yang diungkap Alta sebelum dan saat menjadi Paspampres Amerika Serikat. Bukan hal yang mudah untuk menjadi barisan terdepan penjaga Presiden AS ini. Berikut Kisahnya:

1. Mengendarai Sepeda Motor seberat 1.100 Pon

Loading...

Alta Lauren Gunawan menjadi wanita Asia-Amerika pertama di baris terdepan demi menjaga Presiden Donald Trump atau Wakil Presiden Mike Pence saat melakukan perjalanan. Alta bersama 14 anggota tim Dinas Rahasia menggunakan sepeda motor seberat 1.100 pon atau sekitar 499 kilogram.

Alta (30) adalah perwira wanita pertama di unit Motorcade Division Secret Service Amerika Serikat yang beranggotakan 14 orang.

2. Latihan Mengendarai Motor

Sebelum lolos menjadi Paspampres AS, Alta melakukan banyak latihan. Salah satunya mengendarai motor logam murni yang beratnya lebih dari tujuh kali beratnya sendiri. Sepeda motor tersebut merupakan keluaran dari pemerintah AS.

Alta memang sudah mencintai dan hobi naik sepeda motor ketika masih remaja. “Menjadi wanita di bidang yang didominasi pria, itu pasti jauh lebih sulit. Anda ingin hidup sesuai dengan apa yang bisa mereka lakukan,” katanya.

3. Melakukan Pelatihan Ketat Selama Dua Pekan

Tak hanya itu saja, Alta juga melakukan pelatihan yang ketat selama dua minggu. Pelatihan ini meliputi mengendarai motor seperti menyalip untuk menghindari kemacetan, menghindari rintangan dan mencari jalan keluar dalam waktu cepat.

“Saya benar-benar bertarung dengan motor itu lebih dari yang saya inginkan. Latihan itu membentuk mental dan fisik yang tangguh,” kata Alta.

Dalam pelatihan pertama, Alta mengaku gagal. Namun di pelatihan kedua, Alta mampu menyelesaikan dan memuji sebagian dari keberhasilannya sebagai sikap positif.

“Saya mengambil (motor) dengan senyum setiap kali. Aku pernah menjatuhkan motor beberapa kali," kata Alta.

4. Banyak Risiko Sebagai Paspampres AS

Meskipun merasa terhormat karena bisa menjaga keselamatan Presiden dan Wapres AS, Alta mengaku ada banyak risiko dalam pekerjaan itu. Termasuk ketegangan mental yang bisa terjadi kapan saja.

"Ketika kita melakukan iring-iringan, kita tidak hanya mencoba mengendarai motor, tetapi kita juga harus mengendarai di trotoar atau mengawasi pejalan kaki atau pengendara motor lainnya dari ancaman asing yang tidak kita lihat," katanya.

5. Kebanggaan Alta dengan Pekerjaannya

Alta berada di garis pertahanan pertama bagi pengamanan Presiden AS, wakil presiden dan pejabat asing ketika mereka bepergian. Alta merasa sangat bangga dengan pekerjaannya.

"Ini benar-benar suatu kehormatan untuk bisa mengatakan Anda bisa menjaga presiden, tidak banyak orang yang bisa mengatakan itu, tetapi kebanggaan itu juga muncul dengan banyak kekuatan dan tanggung jawab," katanya.

Alta berharap dia bisa menjadi teladan bagi wanita-wanita muda lainnya. "Saya bangga menjadi panutan itu. Saya selalu ingin dapat memberi wawasan. Dengan saya memecahkan langit-langit kaca ini, saya dapat menunjukkan kepada wanita-wanita muda bahwa Anda dapat mencapai tujuan Anda dengan kerja keras dan dedikasi," kata Alta.




Baca Juga Topik #internasional+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+