Foto : net

Normalisasi Sungai di Pasar Dupa Kota Pekanbaru Belum Terealisasi

Selasa, 06 November 2018 - 16:34:13 WIB

Tirainews.com - Normalisasi sungai di Pasar Dupa Kota Pekanbaru belum terealisasi. Sebelumnya, sungai kecil yang membelah pasar tersebut sudah ditinjau pada September lalu oleh Dinas PUPR. 

Permasalahan yang ada di pasar tersebut adalah banjir yang selalu meredam hingga ke Jalan Sudirman. Penyebabnya, tiang bangunan bekas kios di pasar swasta itu mengisi aliran sungai tersebut. 

"Iya masalahnya itu sampah menumpuk. Sementara tiang bekas kios menghalangi aliran sungai. Sampah nyangkut di tiang," kata Adi, salah satu pedagang saat ditemui. 

Sebelumnya, kata dia, sempat ada peninjauan dari dinas terkait. Mulai dari gorong yang bersebelahan dengan Museum Sang Nila Utama sampai ke hilir mendekati RS Syafira. 

Loading...

"Iya pernah, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan," kata dia. 

Pantauan di lapangan, meski bangunan bekas kios yang berdiri mengangkangi anak sungai yang membelah pasar pagi Dupa sudah dirobohkan, namun tiang-tiang penyangga bangunan masih menancap kokoh ke dalam anak sungai. 

Kondisi ini diperburuk banyaknya sampah pasar yang menumpuk di dalam anak sungai selebar lebih kurang 2 meter itu. Belum lagi, pendangkalan anak sungai yang diakibatkan sampah yang menumpuk.

Turap yang ada di hilir sungai pun sudah banyak yang rusak. Kerusakan itu membuat air keluar dari saluran dan melintasi halaman rumah warga. 

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru  Indra Pomi Nasution saat dikonfirmasi soal perbaikan turap, mengaku belum mendapat informasi apakah sudah diajukan oleh Bidang Sumber Daya Air di dinas tersebut. 

"Kita fokus pembersihan dulu. Saya belum dapat laporan sumber daya air. Namun itu sudah masuk daftar kami agat bisa diselesaikan," kata dia. 

Lebih ke hilir, tepatnya di kawasan Hotel Grand Cokro, menurutnya sudah dilakukan pembersihan. "Sudah kita bersihkan. Kita juga sudah mengimbau agar tidak membangun jembatan. Di sempadan sungai. Kita juga sudah koordinasi dengan DLHK," ujarnya.




Baca Juga Topik #riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+