Prabowo Paparkan MBG hingga Konservasi ke Sembilan Peraih Nobel di Istana
TIRAINEWS.COM — Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu tidak hanya menjadi forum diplomasi bilateral, tetapi juga panggung bagi Prabowo untuk memaparkan prioritas pembangunan nasional. Para peraih Nobel yang hadir sebelumnya sempat mengunjungi kawasan konservasi di Lampung untuk melihat langsung kekayaan flora dan fauna Indonesia.
Komitmen Kuat Proteksi Kekayaan Hayati
Arif Satria menegaskan bahwa isu konservasi menjadi salah satu poin penting yang disampaikan Presiden. Prabowo, menurut Arif, menekankan perlunya penguatan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati Indonesia.
"Bapak Presiden juga punya komitmen yang sangat kuat agar proteksi terhadap flora fauna di Indonesia ini bisa semakin diperkuat," ujar Arif usai pertemuan, Jumat (28/8).
MBG dan Pembangunan Kampung Nelayan Jadi Perhatian Dunia
Selain konservasi, Prabowo juga memperkenalkan program-program unggulan yang tengah berjalan. Salah satunya adalah MBG yang dinilai sebagai pengalaman penting dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat.
"Bapak Presiden tadi juga menyampaikan berbagai program strategis terkait dengan food security, pengalaman kita untuk MBG, dan Presiden juga terus menegaskan komitmen untuk membangun kampung nelayan," kata Arif.
Pembahasan tersebut dinilai relevan bagi negara berkembang yang tengah berupaya menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kesejahteraan sosial.
Peluang Kerja Sama Sains dan Teknologi dengan Timor Leste
Pertemuan yang dihadiri Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, yang juga peraih Nobel Perdamaian, itu turut membahas hubungan bilateral. Prabowo dan Ramos-Horta berdiskusi mengenai peluang kerja sama di bidang sains dan teknologi.
Arif menambahkan, para peraih Nobel yang hadir berasal dari berbagai bidang keilmuan. Momen ini dimanfaatkan Prabowo untuk memperkenalkan persoalan dan program yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia kepada komunitas intelektual global.
Kehadiran tokoh-tokoh peraih Nobel di Istana Kepresidenan menjadi simbol pengakuan internasional terhadap langkah-langkah strategis Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo.