Tirainews.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 dengan mengusung tema "Menjamin Lebih Luas, Berdampak Lebih Nyata". Memasuki usia lebih dari lima dekade, Jamkrindo terus memperkuat perannya sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia melalui transformasi organisasi, penguatan tata kelola, inovasi digital, serta peningkatan kontribusi dalam memperluas akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM-K) guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengatakan perjalanan panjang perusahaan selama 56 tahun merupakan hasil dedikasi seluruh insan perusahaan, para pendahulu, serta kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah, pemegang saham (BP BUMN, Danantara, dan Holding Indonesia Financial Group), regulator, para pemangku kepentingan, mitra bisnis, mitra UMKM-K, serta masyarakat Indonesia.
"Momentum 56 tahun ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan Jamkrindo. Selama 56 tahun, Jamkrindo tidak hanya membangun sebuah perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan. Kepercayaan itulah yang menjadi fondasi bagi kami untuk terus bertumbuh, bertransformasi, dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia," ujar Abdul Bari.
Memasuki usia ke-56, Jamkrindo berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung kemajuan UMKM-K sebagai tulang punggung perekonomian nasional melalui layanan penjaminan yang semakin inklusif, inovatif, dan berdampak. Menurut Abdul Bari, peringatan HUT tahun ini juga berlangsung pada momentum penting bagi industri penjaminan yang tengah memasuki fase transformasi melalui agenda pemurnian industri, penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan daya saing agar industri penjaminan semakin sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia dan bagian dari Holding Indonesia Financial Group, Jamkrindo memiliki tanggung jawab yang semakin strategis dalam memperkuat ekosistem industri penjaminan nasional. Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan terus meningkatkan kapasitas organisasi melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan profesionalisme, penguatan budaya manajemen risiko, serta percepatan transformasi digital.
Pemanfaatan data analytics, artificial intelligence, dan otomatisasi proses bisnis terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses bisnis, serta memperkuat daya saing perusahaan.
Di sisi bisnis, Jamkrindo juga mendorong pertumbuhan yang berkualitas melalui diversifikasi portofolio, pengembangan ekosistem bisnis, penguatan kemitraan strategis, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Perusahaan meyakini pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui keseimbangan antara ekspansi bisnis, pengelolaan risiko yang prudent, dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan para pemangku kepentingan.
Selama 56 tahun berkontribusi terhadap perekonomian nasional, Jamkrindo telah menjadi bagian penting dalam memperluas akses keuangan di Indonesia. Melalui layanan penjaminan yang diberikan, puluhan juta pelaku UMKM-K telah memperoleh akses pembiayaan. Akses tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha dan koperasi untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja, hingga mendorong UMKM-K naik kelas sebagai penggerak utama perekonomian Indonesia.
Bagi Jamkrindo, setiap penjaminan bukan sekadar mitigasi risiko pembiayaan, melainkan investasi bagi masa depan ekonomi bangsa. Di balik setiap pembiayaan yang dijamin terdapat pelaku usaha dan koperasi yang terus berkembang, masyarakat yang memperoleh kesempatan ekonomi yang lebih baik, serta lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.
"Inilah makna tema HUT ke-56, 'Menjamin Lebih Luas, Berdampak Lebih Nyata', yaitu memastikan setiap langkah bisnis perusahaan mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus nilai sosial yang berkelanjutan bagi Indonesia," ujarnya.
Sebagai bagian dari peringatan HUT ke-56, Jamkrindo juga menyelenggarakan berbagai Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Program Pustaka Lestari bagi 5.600 anak Indonesia, Program Pelosok Mengajar, program apresiasi bagi guru di daerah terpencil, bantuan Pojok Membaca di sembilan wilayah Indonesia, program edukasi kesehatan mental keluarga bagi orang tua dan wali murid sekolah dasar, Program Edukasi Guru Berkualitas, Anak Indonesia Cerdas untuk memperkuat kapasitas tenaga pendidik, serta peluncuran Mobil Pelayanan Empati, Literasi, dan Tumbuh Anak (PELITA) sebagai sarana edukasi bergerak yang memperluas akses literasi, edukasi, dan layanan pendampingan tumbuh kembang anak di berbagai daerah.
Selain itu, Jamkrindo juga menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Seluruh rangkaian program TJSL tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan penciptaan nilai sosial yang berkelanjutan sehingga manfaat keberadaan perusahaan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
"Keberhasilan Jamkrindo tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat. Melalui layanan penjaminan dan berbagai program pemberdayaan, kami ingin memastikan keberadaan Jamkrindo terus memberikan dampak nyata bagi kemajuan UMKM-K, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan ekonomi Indonesia," tutup Abdul Bari.