Pencarian

Anak Sering Pantang Makan? Ini Dampaknya ke Sistem Imun

Minggu, 20 September 2026 • 09:02:31 WIB
Anak Sering Pantang Makan? Ini Dampaknya ke Sistem Imun
Anak yang sering dipantang makan berisiko mengalami kekurangan gizi.

TIRAINEWS.COM — Membatasi jenis makanan anak dengan alasan pantangan ternyata bisa melemahkan sistem imunnya, Bun. Padahal kebutuhan gizi anak usia dini justru harus beragam agar daya tahan tubuhnya kuat. Simak penjelasan lengkap soal dampak pantang makan berlebihan dan cara menyiasatinya.

Banyak ibu di Indonesia masih menerapkan pantangan makan pada anak, mulai dari telur, seafood, sampai buah tertentu. Alasannya bermacam-macam, dari takut alergi hingga mitos turun-temurun. Padahal, membatasi asupan makanan secara berlebihan justru bisa berdampak serius pada kesehatan si kecil.

Ketika anak dijauhkan dari banyak jenis makanan, kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi dengan baik. Akibatnya, sistem imun melemah dan anak jadi lebih mudah sakit. Yuk, kenali apa saja risikonya dan bagaimana cara yang lebih bijak dalam memberi makan anak.

Mengapa Pantang Makan Berlebihan Berbahaya?

Setiap jenis makanan punya peran unik dalam mendukung tumbuh kembang anak. Telur misalnya, kaya protein dan kolin yang penting untuk otak. Ikan mengandung omega-3 dan vitamin D. Buah dan sayur menyumbang vitamin C serta antioksidan.

Saat anak dijauhkan dari banyak kelompok makanan sekaligus, asupan zat gizinya jadi tidak seimbang. Tubuh kekurangan bahan bakar untuk membangun sel imun yang kuat. Akibatnya, anak lebih rentan terkena infeksi saluran napas, diare, atau penyakit lain yang mudah menular.

Risiko ini makin besar jika pantangan dilakukan tanpa dasar medis yang jelas. Bukan hanya soal imun, pertumbuhan tinggi badan dan berat badan anak juga bisa terhambat.

Jenis Pantangan yang Sering Diterapkan Tanpa Alasan Medis

Beberapa pantangan yang umum beredar di masyarakat sebenarnya tidak memiliki dasar ilmiah kuat. Berikut di antaranya:

  • Telur — dihindari karena dianggap bikin bisul atau alergi, padahal telur adalah sumber protein terbaik untuk anak.
  • Seafood — ditakuti memicu alergi, padahal ikan kaya omega-3 yang bagus untuk otak dan imun.
  • Kacang-kacangan — dianggap penyebab batuk, padahal justru sumber lemak sehat dan protein nabati.
  • Buah tertentu — seperti mangga atau durian yang dianggap "panas", padahal kaya vitamin dan serat.

Pantangan-pantangan ini sebaiknya tidak diterapkan sembarangan. Kecuali ada rekomendasi langsung dari dokter spesialis anak setelah

Sumber: haibunda.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks