Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak: Kampanye Ayah Wajib Hadir di Harganas 2026
TIRAINEWS.COM — Peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di Surabaya mengusung tema yang cukup menggugah, yaitu "Ayah Wajib Hadir". Lebih dari sekadar seremonial, tema ini menegaskan sebuah pergeseran paradigma: kehadiran ayah di rumah bukan hanya soal ada secara fisik, melainkan tentang koneksi emosional yang dibangun bersama anak dan pasangan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan pesan tegas bahwa penghasilan besar tidak menjamin keharmonisan keluarga. Menurutnya, hubungan yang hangat justru menjadi fondasi utama, bukan sekadar materi.
Mengapa Kehadiran Ayah Lebih Penting dari Sekadar Nafkah?
Eri Cahyadi mengingatkan para ayah untuk tidak hanya berfokus pada pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan ekonomi. Ia memberi peringatan keras tentang bahaya mengabaikan peran emosional di rumah.
"Percuma kalau ayahnya pergi pagi pulang malam, uangnya banyak, tetapi keluarganya berantakan, istri dan anaknya tidak bahagia," ujarnya dalam acara yang digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026 tersebut.
Pernyataan ini menyoroti fakta bahwa anak membutuhkan figur ayah yang hadir untuk membentuk karakter dan mental yang kuat sejak lingkungan pertama mereka, yaitu keluarga.
Perhatian Khusus untuk Ayah dengan Anak Perempuan
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi memberikan perhatian khusus pada hubungan antara ayah dan anak perempuan. Ia mendorong agar kedekatan emosional ini dibangun sejak dini.
Kedekatan tersebut dinilai penting agar anak memiliki sosok laki-laki yang dipercaya, menjadi tempat berlindung, sekaligus figur yang memberikan rasa aman di dalam keluarga. Ini menjadi bekal penting bagi anak perempuan dalam memahami standar perlakuan yang sehat dari lawan jenis di masa depannya.
Program Nyata Pemkot Surabaya untuk Ayah Partisipatif
Pesan tersebut bukan sekadar imbauan. Pemkot Surabaya telah meluncurkan serangkaian program untuk mewujudkan kampanye "Ayah Partisipatif" dalam aktivitas sehari-hari keluarga. Program-program ini dirancang untuk membawa keterlibatan ayah ke ranah praktis, bukan hanya pada momen-momen tertentu.
- Parenting Online Ayah: Dilaksanakan setiap Rabu malam melalui kegiatan Puspa Ibu, memberikan ruang diskusi dan belajar bagi para ayah.
- Sebaya (Sekolah Bersama Ayah): Digelar pada awal tahun ajaran untuk melibatkan ayah dalam proses transisi anak ke jenjang pendidikan baru.
- Gerakan Ayah Mengambil Raport: Diadakan pada akhir tahun pembelajaran, memastikan ayah terlibat langsung dalam memantau perkembangan akademis dan non-akademis anak.
Selain fokus pada peran ayah, puncak Harganas 2026 juga dirangkai dengan pengukuhan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Surabaya 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga secara menyeluruh.
Kehadiran ayah yang aktif adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan mental dan kebahagiaan anak. Dengan komunikasi, pendampingan, dan perhatian yang konsisten, ayah bukan hanya menjadi tulang punggung keluarga, tetapi juga pilar kekuatan emosional bagi istri dan anak-anaknya.