PON Pantai 2026 Siap Digelar di Ancol, 10 Cabang Olahraga Air Dipertandingkan
TIRAINEWS.COM — Kabar baik bagi pecinta olahraga dan wisatawan yang berencana liburan ke Jakarta. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai pertama bakal digelar di Ancol, Jakarta Utara, pada akhir 2026. Event ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tetapi juga dirancang sebagai daya tarik wisata olahraga atau sport tourism di salah satu destinasi legendaris ibu kota.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menegaskan bahwa pemilihan Ancol bukan tanpa alasan. Lokasi ini dinilai sudah sangat siap dari segi fasilitas tanpa perlu membangun venue baru dari nol. "Kita tidak membangun venue baru, kita gunakan Ancol yang sudah sangat siap. Kita lakukan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, tetapi prestasi itu juga tentunya menjadi sasaran utama bagi kita," ujarnya.
10 Cabang Olahraga yang Dipertandingkan
PON Pantai I/2026 akan mempertandingkan sepuluh cabang olahraga yang semuanya identik dengan karakteristik negara kepulauan. Rinciannya meliputi akuatik (open water swimming dan polo air), selam, basket 3x3, bola tangan pantai, voli pantai, modern pentathlon, triathlon, teqball, rugby, serta layar.
Pemilihan cabang olahraga ini sejalan dengan visi besar KONI untuk mengangkat harkat martabat Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia. "Kita tingkatkan segala macam cabang-cabang olahraga pantai, sehingga nanti pada saat kita ikut serta di dalam kejuaraan internasional seperti World Beach Games, SEA Games, Asian Games, Olimpiade dan sebagainya. Kita sudah lebih siap dan kita tidak dipermalukan karena negara maritim tapi prestasi cabang olahraga airnya jauh dari yang diharapkan," terang Marciano.
Dampak untuk Wisatawan dan UMKM Ancol
Penyelenggaraan PON Pantai di Ancol diharapkan membawa angin segar bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Marciano memperkirakan jumlah pengunjung Ancol akan melonjak selama event berlangsung. Pengunjung yang datang untuk rekreasi di pantai dan wahana bisa sekaligus menyaksikan pertandingan olahraga secara langsung.
Momentum ini juga diproyeksikan menggerakkan roda usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Ancol dan sekitarnya. "Saya berharap bahwa pengunjung Ancol akan datang berlimpah. Mereka, di samping rekreasi, mereka juga menyaksikan pertandingan-pertandingan olahraga PON Pantai. Juga UMKM yang ada di Ancol dan sekitarnya, semua memanfaatkan momentum dengan banyaknya penonton yang datang," lanjut Ketum KONI Pusat.
Fokus pada Atlet Muda dan Prestasi Internasional
Di balik kemeriahan event, KONI Pusat menaruh perhatian khusus pada pembinaan atlet usia dini. Para atlet muda dipandang sebagai masa depan olahraga Indonesia yang akan berlaga di kancah internasional. Meski begitu, seluruh atlet tetap memiliki hak yang sama untuk menunjukkan performa terbaik mereka.
Kompetisi ini merupakan bagian dari terobosan KONI Pusat yang menambah jumlah agenda nasional di samping PON reguler. Setelah sukses menggelar PON Bela Diri I/2025 di Kudus, KONI berencana mengadakan PON Indoor dan PON Remaja pada tahun-tahun berikutnya. "Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya selalu berharap bahwa yang menjadi juara-juara Olimpiade, juara-juara Asian Games, juara-juara SEA Games itu adalah juara-juara PON," tegas Marciano.
Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan event ini, Ancol dapat diakses dengan mudah dari berbagai penjuru Jakarta. Lokasinya berada di Jalan Lodan Timur No. 7, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Untuk informasi terkini mengenai jadwal pertandingan dan tiket masuk, pengunjung disarankan memantau kanal resmi KONI Pusat dan pengelola Ancol menjelang akhir tahun 2026.