Komparasi Harga BBM Pertamina vs Swasta: Shell dan BP Kerek Varian Diesel

Harga BBM nonsubsidi jenis diesel mengalami kenaikan pada awal September 2026, dengan Pertamina Dex dipatok Rp 25.200 per liter.
Penulis: Fajar
Minggu, 06 September 2026 | 12:13:01 WIB

TIRAINEWS.COM — Biaya operasional kendaraan bermesin diesel performa tinggi resmi melonjak memasuki pekan pertama September 2026. Penyesuaian serentak dari Pertamina, Shell, hingga BP menunjukkan tekanan harga minyak mentah dan nilai tukar langsung dibebankan pada lini bahan bakar nonsubsidi.

Kenaikan paling signifikan terjadi di segmen bahan bakar solar performa tinggi. Pemilik SUV ladder-frame maupun sedan diesel modern kini harus merogoh kocek lebih dalam jika mengincar emisi rendah dan angka cetane number tinggi.

Lonjakan Drastis Segmen Diesel: Selisih Tembus Rp 3.500 per Liter

Kenaikan harga Shell V-Power Diesel menjadi yang paling agresif pada penyesuaian kali ini. Dari sebelumnya Rp 21.910 per liter pada Agustus 2026, banderolnya melesat ke Rp 25.420 per liter, alias naik Rp 3.510 per liter.

Langkah Shell langsung diimbangi oleh BP Ultimate Diesel yang kini bertengger tepat di angka yang sama, yakni Rp 25.420 per liter. Padahal bulan lalu, kedua produk impor ini masih dipasarkan di bawah Rp 22.000 per liter.

Pertamina sendiri tetap mematok harga lebih rendah lewat Pertamina Dex di angka Rp 25.200 per liter, serta Dexlite di level Rp 23.700 per liter. Artinya, lini diesel Pertamina masih unggul Rp 220 per liter dibanding kompetitor swasta.

Bensin RON 92 Masih Bertahan, RON 95 ke Atas Mulai Terkerek

Bagi pemilik mobil dan motor harian peminum RON 92, pengeluaran bulanan belum mengalami guncangan. Pertamax masih bertahan di label Rp 15.950 per liter, menjadikannya opsi bensin kompresi menengah paling rasional saat ini.

Pesaing terdekatnya, BP 92, juga tidak menggeser angka dari posisi Rp 16.130 per liter. Selisih Rp 180 per liter ini membuat persaingan aditif kedua jaringan SPBU tetap ketat di kalangan komuter harian.

Sebaliknya, segmen bensin RON tinggi terkerek bertahap. Pertamina menaikkan Pertamax Turbo menjadi Rp 19.600 per liter per 1 September 2026, disusul Pertamax Green 95 yang naik ke Rp 19.150 per liter per 2 September 2026, berhadapan langsung dengan BP Ultimate yang dibanderol Rp 19.330 per liter.

"Penyesuaian ini mengikuti harga sejumlah produk BBM Non Subsidi yang telah dilakukan sebelumnya," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.

Kitty Andhora menjelaskan bahwa penyesuaian mengacu pada formula resmi pemerintah yang memperhitungkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, hingga daya beli konsumen.

Daftar Lengkap Harga BBM SPBU Pertamina per September 2026

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Biosolar: Rp 6.800 per liter
  • Pertamax: Rp 15.950 per liter
  • Pertamax Green: Rp 19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
  • Dexlite: Rp 23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter

Daftar Lengkap Harga BBM SPBU Shell dan BP per September 2026

  • Shell V-Power Diesel: Rp 25.420 per liter
  • BP 92: Rp 16.130 per liter
  • BP Ultimate: Rp 19.330 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp 25.420 per liter

Catatan untuk Pengeluaran Bulanan Kendaraan

Jika mobil diesel Anda memiliki kapasitas tangki 60 hingga 80 liter, satu kali pengisian penuh Shell V-Power Diesel atau BP Ultimate Diesel kini menyentuh rentang Rp 1,52 juta hingga Rp 2,03 juta. Kenaikan Rp 3.510 per liter memberi beban tambahan sekitar Rp 210.000 hingga Rp 280.000 setiap pengisian.

Untuk kendaraan bermesin bensin dengan rasio kompresi tinggi di atas 11:1, beralih ke Pertamax RON 92 untuk memangkas biaya tidak disarankan jika pabrikan mewajibkan RON 95 ke atas demi mencegah knocking. Pertamax Green di angka Rp 19.150 per liter menjadi opsi kompromi paling ekonomis di kelasnya dibanding RON setara dari swasta.

Reporter: Fajar