Operasi Damai Cartenz di Yahukimo, Ini Kronologi Lengkapnya

Empat orang terduga anggota kelompok bersenjata tewas dalam kontak tembak dengan aparat gabungan di Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Penulis: Redaksi
Senin, 07 September 2026 | 18:02:32 WIB

TIRAINEWS.COM — Empat orang yang diduga bagian dari Batalyon Eden Sawi pimpinan Habis Nare tewas usai kontak senjata dengan aparat di Dekai, Kabupaten Yahukimo. Penindakan terukur dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo setelah mendapat serangan tembakan saat memeriksa lokasi konsolidasi kelompok tersebut. Aparat turut mengamankan enam orang terduga serta satu pucuk senjata api rakitan laras panjang.

Pasukan yang disasar merupakan kelompok Kodap XVI Yahukimo Batalyon Eden Sawi di bawah pimpinan Wadanyon Habis Nare. Aparat gabungan bergerak ke lokasi sekitar pukul 16.35 WIT setelah mengendus rencana konsolidasi kelompok bersenjata tersebut di sebuah rumah persinggahan.

Kontak Tembak di Rumah Persinggahan Jalan Miyaro

Setibanya di sasaran, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dan Polres Yahukimo langsung disambut gangguan tembakan. Personel di lapangan sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara agar kelompok bersenjata menyerahkan diri secara kooperatif.

Peringatan dari petugas tidak dihiraukan. Anggota kelompok tersebut justru melarikan diri ke arah hutan sembari terus melancarkan tembakan balasan ke arah barisan aparat gabungan.

Situasi membahayakan itu langsung direspons aparat dengan tindakan tegas dan terukur di lapangan. Kontak senjata tak terhindarkan hingga sejumlah anggota kelompok bersenjata berhasil dilumpuhkan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, dalam keterangan pada Rabu (2/9), menegaskan penindakan terpaksa diambil karena personel menghadapi ancaman nyata gangguan tembakan serta peringatan awal yang diabaikan.

Hasil Penindakan dan Pemeriksaan Intensif di Polres

Sebanyak empat orang yang diduga merupakan bagian dari pasukan Batalyon Eden Sawi meninggal dunia akibat kontak senjata tersebut. Keempat jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Dekai guna menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis lanjutan.

Selain melumpuhkan empat orang, aparat gabungan mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi penindakan. Barang bukti yang disita meliputi:

  • Satu pucuk senjata api rakitan laras panjang
  • 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter
  • Tiga unit telepon seluler

Aparat juga menciduk enam orang berinisial BK, PM, DH, NJK, PA, dan AS di sekitar area operasi. Keenam orang tersebut langsung digelandang ke Mapolres Yahukimo guna menjalani interogasi intensif.

Penyidik kini mendalami identitas, rekam jejak aktivitas, peran operasional, hingga potensi keterkaitan keenam orang tersebut dengan kelompok bersenjata Kodap XVI. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh penegakan hukum atas rentetan aksi pidana yang terjadi di Yahukimo.

Reporter: Redaksi