KAI Sesuaikan Layanan Kereta Api Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
JAKARTA, TIRAINEWS.COM — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan sembilan perjalanan kereta api tambahan di sejumlah rute Pulau Jawa guna memperkuat pilihan mobilitas masyarakat. Penambahan armada ini dijalankan hingga 10 September 2026 menyusul gangguan penerbangan imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Manajemen KAI menegaskan langkah operasional ini diambil untuk merespons lonjakan pergerakan penumpang secara fleksibel. Moda kereta api menjadi alternatif utama masyarakat saat jalur penerbangan udara terganggu.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan komitmen perusahaan dalam merespons kebutuhan transportasi publik pada masa darurat ini. "KAI terus menyesuaikan layanan perjalanan sesuai permintaan masyarakat dengan tetap menjaga kesiapan operasional dan keselamatan," kata Anne Purba.
Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu sebaran abu vulkanik yang berisiko tinggi terhadap operasional pesawat udara di wilayah terdampak. Akibatnya, sebagian calon penumpang pesawat langsung beralih memanfaatkan moda kereta api. Pola penambahan perjalanan kereta api ini sebenarnya telah berlangsung bertahap sejak sekitar 7 September 2026.
Jadwal Keberangkatan Sembilan KA Tambahan
Sembilan KA Tambahan melayani koridor strategis dari dan menuju Jakarta. Jalur yang diperkuat mencakup relasi Gambir menuju Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, hingga Malang.
Langkah ini memastikan kapasitas angkut antarprovinsi tetap terjaga optimal. Mobilitas warga tidak boleh terputus.
Berikut daftar lengkap sembilan perjalanan KA Tambahan yang dioperasikan KAI:
- KA Tambahan Malang-Gambir, berangkat 20.15 WIB
- KA Tambahan Solo-Gambir, berangkat 17.20 WIB
- KA Tambahan Gambir-Solo, berangkat 07.10 WIB
- KA Tambahan Yogyakarta-Gambir, berangkat 22.00 WIB
- KA Tambahan Gambir-Yogyakarta, berangkat 11.50 WIB
- KA Tambahan Semarang Tawang-Gambir, berangkat 20.15 WIB
- KA Tambahan Gambir-Semarang Tawang, berangkat 11.20 WIB
- KA Tambahan Gambir-Surabaya Pasarturi, berangkat 12.40 WIB
- KA Tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir, berangkat 11.00 WIB
Penguatan Kapasitas Kursi di Daop 8 Surabaya
Dukungan armada juga digerakkan secara masif dari daerah. KAI Daop 8 Surabaya menambah kapasitas rangkaian pada dua kereta api reguler untuk rute menuju Jakarta.
Penambahan tersebut terdiri atas tiga kereta kelas eksekutif dan enam kereta kelas ekonomi new generation. Rangkaian ekstra ini menghasilkan total kapasitas 582 tempat duduk tambahan bagi penumpang.
KAI Daop 8 Surabaya juga menyediakan 1.032 kursi lain untuk perjalanan ke arah ibu kota. Kebijakan ini diberlakukan khusus demi mengantisipasi lonjakan penumpang yang tidak tertampung di bandara.
Imbauan Keselamatan bagi Penumpang
Selain kesiapan armada, KAI memperhatikan faktor mitigasi dampak lingkungan bagi para pengguna jasa. Paparan abu vulkanik di udara terbuka menuntut kehati-hatian ekstra.
KAI mengimbau para penumpang di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik untuk memakai masker jika diperlukan. Pelanggan juga diminta tetap menjaga kondisi kesehatan pribadi selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.
Daftar 9 KA Tambahan Hari Ini
| No | Kereta | Berangkat |
|---|---|---|
| 1 | KA Tambahan Malang – Gambir | 20.15 WIB |
| 2 | KA Tambahan Solo – Gambir | 17.20 WIB |
| 3 | KA Tambahan Gambir – Solo | 07.10 WIB |
| 4 | KA Tambahan Yogyakarta – Gambir | 22.00 WIB |
| 5 | KA Tambahan Gambir – Yogyakarta | 11.50 WIB |
| 6 | KA Tambahan Semarang Tawang – Gambir | 20.15 WIB |
| 7 | KA Tambahan Gambir – Semarang Tawang | 11.20 WIB |
| 8 | KA Tambahan Gambir – Surabaya Pasarturi | 12.40 WIB |
| 9 | KA Tambahan Surabaya Pasarturi – Gambir | 11.00 WIB |
Selain 9 KA Tambahan di atas, KAI Daop 8 Surabaya juga menambah kapasitas 2 kereta reguler (3 kereta kelas eksekutif dan 6 kereta kelas ekonomi new generation, total 582 tempat duduk tambahan) serta 1.032 kursi lain untuk perjalanan menuju Jakarta guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba: “KAI terus menyesuaikan layanan perjalanan sesuai permintaan masyarakat dengan tetap menjaga kesiapan operasional dan keselamatan.”
KAI mengimbau penumpang di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memakai masker jika diperlukan dan tetap menjaga kesehatan.