JAKARTA, TIRAINEWS.COM — Indeks Harga Saham Gabungan dibuka melemah 11,25 poin atau 0,17% ke level 6.532,66 pada perdagangan Senin pagi pukul 09.00 WIB. Tiga saham yang menghuni LQ45—MDKA, ANTM, dan NCKL—menjadi penekan utama indeks, berbanding terbalik dengan AMMN, MEDC, dan UNTR yang justru menguat.
Tekanan jual menyambut pembukaan perdagangan pekan ini. Dari 697 saham yang diperdagangkan, 247 naik, 182 turun, dan 268 stagnan.
Volume perdagangan pagi ini mencapai 1,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp814,12 miliar. Delapan dari 11 indeks sektoral berada di zona merah.
Sektor Barang Baku Terdalam, Tiga Sektor Bertahan Hijau
Pelemahan terdalam terjadi di sektor barang baku yang turun 1,55%. Sektor transportasi menyusul dengan koreksi 1%, disusul sektor infrastruktur turun 0,88%.
Hanya tiga sektor yang mampu bertahan di zona hijau. Sektor perindustrian naik 0,27%, sektor barang konsumen non-siklikal naik 0,12%, dan sektor properti naik tipis 0,01%.
Pergerakan ini memperpanjang tekanan yang sudah berlangsung sejak akhir pekan lalu. Pada penutupan Jumat, 11 September 2026, IHSG sudah terkoreksi 0,73% ke level 6.541.
Lonjakan harga minyak dunia disebut menjadi pemicu kekhawatiran investor. Tekanan jual masih mendominasi hingga pembukaan hari ini.
MDKA, ANTM, NCKL Pimpin Top Losers LQ45
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Antam (Persero) Tbk (ANTM), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menempati posisi tiga teratas top losers LQ45 pagi ini.
Ketiganya bergerak di sektor yang sama: barang baku. Sektor ini mencatat pelemahan paling dalam di antara 11 indeks sektoral, turun 1,55%.
Posisi ketiga saham itu kontras dengan top gainers LQ45 pagi ini. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) justru mencatat penguatan.
Level Support dan Resistance IHSG
Secara teknikal, level support IHSG saat ini berada di 6.448 dan 6.318. Sementara level resistance di 6.633 dan 6.705.
Posisi indeks di 6.532,66 masih berada di atas support terdekat. Namun jika tekanan jual berlanjut, level 6.448 menjadi titik uji berikutnya.
Investor akan mencermati pergerakan sektor barang baku dan transportasi sepanjang sesi hari ini. Kedua sektor itu menjadi penyumbang koreksi terbesar sejak pembukaan.
Data IHSG Pukul 09.00 WIB, Senin 14 September 2026
| Level | 6.532,66 (melemah 11,25 poin / 0,17%) |
| Saham naik / turun / stagnan | 247 / 182 / 268 |
| Sektor hijau | Perindustrian +0,27%, Konsumen Non-Siklikal +0,12%, Properti +0,01% |
| Sektor merah terdalam | Barang Baku −1,55%, Transportasi −1%, Infrastruktur −0,88% |
| Volume & nilai transaksi | 1,61 miliar saham, Rp814,12 miliar |
| Top gainers LQ45 | AMMN (Amman Mineral), MEDC (Medco Energi), UNTR (United Tractors) |
| Top losers LQ45 | MDKA (Merdeka Copper Gold), ANTM (Antam), NCKL (Trimegah Bangun Persada) |
| Penutupan Jumat (11/9) | 6.541 (melemah 0,73%) |
Data pergerakan pasar bersifat dinamis dan dapat berubah sepanjang sesi perdagangan. Bukan rekomendasi investasi.