Charles Spencer Ungkap Raja Charles III Sebut Diana Bakal Dilupakan

Charles Spencer meluncurkan memoar berjudul Swan Song: Diana, My Sister yang dijadwalkan rilis 22 September 2026.
Penulis: Sutomo
Jumat, 18 September 2026 | 15:21:01 WIB

TIRAINEWS.COM — Charles Spencer, adik Putri Diana, mengungkap dalam memoar barunya bahwa Raja Charles III pernah melontarkan ucapan dingin tentang mendiang mantan istrinya itu. Klaim tersebut muncul dalam buku Swan Song: Diana, My Sister yang dijadwalkan rilis 22 September 2026, dan langsung menuai tanggapan dari Istana Buckingham.

Charles Spencer, Earl Spencer ke-9, menuliskan pengalaman pahitnya dengan Raja Charles III dalam memoar berjudul Swan Song: Diana, My Sister. Buku itu mengungkap pertengkaran via telepon antara keduanya setelah kematian Putri Diana pada 1997. Menurut Spencer, Charles saat itu mengatakan bahwa dunia akan segera melupakan Diana.

Ungkapan tersebut pertama kali diberitakan Daily Mail dan Page Six. Memoar ini dijadwalkan terbit pada 22 September 2026 dan disebut akan mengupas banyak sisi kehidupan Diana, termasuk pernikahannya dengan Charles pada 1981 di Katedral St. Paul, London.

Isi Percakapan yang Diklaim Spencer

Spencer menuturkan bahwa pertengkaran itu terjadi lewat sambungan telepon. Dalam buku tersebut, ia mengutip ucapan Charles yang dianggapnya penuh kebencian terhadap Diana.

"Dia meluapkan—melalui sambungan telepon—apa yang selama ini saya anggap sebagai rasa benci yang dipendamnya terhadap Diana, serta rasa tidak sukanya yang mendalam melihat betapa dunia begitu terguncang oleh kematian Diana," kata Spencer.

Charles disebut kemudian menambahkan kalimat yang membuat Spencer terperangah. "'Tenang saja,' ujarnya dengan nada tajam, 'kita akan segera melupakannya!'" tulis Spencer dalam memoarnya.

Spencer mengaku tidak bisa menanggapi saat itu. "Saya tidak percaya Anda baru saja mengatakan hal itu," ujarnya kepada Charles—yang kini berusia 77 tahun—sebelum menutup sambungan telepon.

Tanggapan Istana Buckingham

Perwakilan Istana Buckingham memberikan pernyataan resmi menanggapi klaim tersebut. Mereka menduga ucapan Spencer bisa dipengaruhi oleh duka mendalam yang ia rasakan saat kehilangan sang adik.

"Meskipun kami memiliki prinsip untuk tidak memberikan komentar mengenai buku, Baginda Raja menyadari bahwa rasa duka mendalam seorang saudara dapat mengaburkan nalar, memengaruhi penilaian, dan memengaruhi ingatan dengan cara-cara yang tidak disadari orang lain, bahkan bertahun-tahun setelah kehilangan tersebut terjadi," tulis pernyataan Istana Buckingham.

Kisah di Balik Pemakaman Diana

Memoar ini juga membahas kegagalan pernikahan Diana dan Charles, termasuk perselingkuhan yang berujung perceraian pada 1996. Setahun kemudian, Diana meninggal dunia dalam usia 36 tahun.

Spencer turut menulis soal upacara pemakaman Diana di Westminster Abbey, London, pada 6 September 1997. Ia mengaku menerima telepon dari ajudan Ratu Elizabeth beberapa hari sebelumnya, yang bersikeras bahwa Pangeran William dan Pangeran Harry tidak akan ikut prosesi pemakaman.

Pada kenyataannya, William dan Harry yang saat itu berusia 15 dan 12 tahun tetap bergabung dalam prosesi bersama Spencer, Charles, dan Pangeran Philip. Keputusan itu menjadi salah satu momen paling dikenang publik dalam sejarah keluarga kerajaan Inggris.

Rilisnya Swan Song: Diana, My Sister menambah daftar panjang buku yang mengupas kehidupan keluarga kerajaan dari sudut pandang orang dalam, sekaligus memastikan nama Diana masih menjadi magnet perhatian publik hampir tiga dekade setelah kepergiannya.

Reporter: Sutomo