8 Makanan Tinggi Kalsium untuk Pertumbuhan Anak 1-5 Tahun

Susu menjadi sumber kalsium yang mudah ditemukan untuk memenuhi kebutuhan harian anak.
Penulis: Saiful
Sabtu, 19 September 2026 | 09:02:02 WIB

TIRAINEWS.COM — Tulang anak tumbuh cepat di lima tahun pertama, dan kalsium jadi mineral utama yang membangunnya. Sayangnya, banyak anak Indonesia masih kurang asupan kalsium harian. Berikut delapan sumber makanan tinggi kalsium yang mudah ditemukan di pasar dan dapur rumah.

Kalsium berperan membangun tulang yang kuat, menjaga kerja saraf dan otot, serta mendukung kesehatan jantung anak. Mineral ini juga dibutuhkan bayi dan anak-anak untuk mencegah rakitis, gangguan pertumbuhan dan pelunakan tulang akibat kekurangan vitamin D, kalsium, dan fosfat.

Anak yang cukup kalsium sejak dini berpotensi punya tulang lebih kuat saat dewasa. Ketika tubuh tidak mendapat cukup kalsium, cadangan di tulang akan diambil untuk kebutuhan fungsi lain. Inilah yang membuat tulang melemah.

Susu, Sumber Kalsium Paling Mudah Ditemukan

Dalam satu gelas susu terdapat kalsium dalam jumlah cukup tinggi untuk membantu memenuhi kebutuhan harian anak. Kalsium dari produk susu juga lebih mudah diserap tubuh dibanding sumber nabati. Jika anak bosan susu plain, variasikan dengan susu hangat atau campuran smoothie buah.

Yoghurt, Kaya Probiotik dan Kalsium

Yoghurt termasuk sumber kalsium yang sangat baik. Sebagian besar jenisnya mengandung probiotik, bakteri baik yang bermanfaat untuk pencernaan anak. Yoghurt juga menyediakan fosfor, kalium, serta vitamin B2 dan B12.

Keju, Mudah Dicerna Anak

Keju menjadi sumber kalsium yang baik karena tubuh lebih mudah menyerap kalsium dari produk olahan susu. Keju bertekstur keras yang melalui proses pematangan alami umumnya rendah laktosa, sehingga lebih ramah bagi anak dengan intoleransi laktosa.

Sayuran Hijau, Alternatif bagi Anak yang Tidak Suka Susu

Brokoli, bayam, sawi hijau, dan kale bisa jadi sumber kalsium andalan. Sayuran hijau juga kaya serat dan berbagai vitamin. Bunda bisa mengolahnya jadi salad, tumisan, atau campuran menu makan sehari-hari.

Ikan Sarden dan Salmon

Ikan seperti sarden dan salmon menyimpan kalsium, terutama jika dikonsumsi bersama tulangnya yang sudah lunak dan aman dimakan. Selain kalsium, ikan kaya protein dan omega-3 yang mendukung kesehatan otak dan jantung anak.

Tahu dan Tempe, Pilihan Terjangkau

Tahu dan tempe mengandung kalsium serta protein nabati yang dibutuhkan tubuh. Harganya relatif terjangkau dan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun warung dekat rumah.

Kacang-kacangan dan Lentil

Kacang-kacangan kaya serat, protein, dan mikronutrien seperti zat besi, zinc, folat, magnesium, serta kalium. Almond termasuk jenis kacang dengan kandungan kalsium cukup baik. Penelitian menunjukkan kacang-kacangan dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Buah-buahan

Meski kandungan kalsiumnya tidak sebanyak susu, beberapa buah tetap bisa jadi pelengkap asupan harian anak. Sajikan potongan buah segar sebagai camilan selingan di antara waktu makan utama.

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter

Kepadatan tulang anak mencapai puncaknya saat usia dewasa muda. Setelah itu, tubuh lebih banyak mengambil kalsium dari cadangan di tulang. Mencukupi kalsium sejak dini adalah investasi kesehatan tulang jangka panjang.

Jika anak menunjukkan tanda sering lemas, nyeri tulang, atau sulit tumbuh, segera konsultasikan ke dokter anak. Dokter bisa memeriksa apakah ada kekurangan kalsium atau vitamin D yang perlu ditangani lebih lanjut.

Mulai dari segelas susu, semangkuk yoghurt, atau tumis brokoli, Bunda bisa memenuhi kebutuhan kalsium anak tanpa harus mahal. Variasikan menu setiap hari agar Si Kecil tidak bosan dan asupan nutrisinya tetap lengkap.

Reporter: Saiful