News

Enam Warga Reaktif Covid-19 di Tampan Isolasi Mandiri

Senin, 18 Mei 2020 | 11:06:16 WIB
Muhammad Amin

Tirainews.com - Dua hari melakukan rapid test di Kecamatan Tampan, tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 menemukan 11 warga yang reaktif. Lima di antaranya dirawat di RSD Madani dan enam lainnya isolasi mandiri. 

"Belum keluar (swab). Diswab di rumah sakit Madani. Lima dirawat inap di RSD Madani, enam minta pertimbangan isolasi mandiri," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru M Amin, Senin (18/5/2020). 

Amin juga belum bisa memastikan kapan hasil swab ini keluar dan dirilis. "Belum terkonfirmasi. Swabnya nanti ke Provinsi masuknya. 

Amin menyebut, rapid test akan terus berlanjut. Rencananya, rapid test akan dilakukan Selasa besok. Namun Ia belum memastikan lokasi. 

"Rencana iya. Kita menunggu jadwal penyemprotan disinfektan," jelasnya. 

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan rapid test di Kecamatan Tampan pekan lalu. Dua hari rapid test dilakukan, petugas medis menemukan 11 warga reaktif Virus Corona atau Covid-19.

Pada pelaksanaan pertama, hari Selasa 12 Mei lalu, rapid test digelar di Kelurahan Sialang Munggu dan Kelurahan Tuah Karya. Di dua kelurahan ini ada 170 warga yang mengikuti rapid test. 

Rinciannya, 75 warga di Kelurahan Tuah Karya dan 95 warga di Kelurahan Sialang Munggu. Dari hasil rapid test, satu warga Kelurahan Sialang Munggu reaktif Covid-19.

Kemudian pada Sabtu, 16 Mei lalu, rapid test digelar di Kelurahan Tobek Godang dan Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan. Hasilnya, 10 warga dinyatakan reaktif Covid-19. 

Rinciannya, di Kelurahan Tobek Godang, dari 203 warga yang datang, 9 di antaranya reaktif. Sementara di Kelurahan Delima dari 118 warga yang datang, 1 diantaranya reaktif. 

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru M Amin mengatakan, untuk mengetahui apakah mereka positif Covid-19, Pemko Pekanbaru bakal lakukan tes lanjutan dengan cara swab. 

Kata dia, warga yang reaktif Covid-19 itu langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan untuk melakukan tes Swab atau (pemeriksaan cairan pada saluran pernapasan). 

"Rapid test akan terus dilakukan secara bertahap di Kecamatan Tampan. Sebab, kecamatan terpadat itu merupakan zona merah dengan jumlah kasus positif tertinggi," kata Amin. 

Terkini