ROHIL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir secara resmi meluncurkan tahapan Pemilihan Penghulu Serentak Tahap I Tahun 2026 dengan tema "Amanah di Balik Suara, Berkah untuk Kepenghuluan". Kegiatan launching digelar di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, Senin (29/6/2026), dan dibuka langsung oleh Bupati Rokan Hilir H. Bistamam.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Rohil Jhony Charles, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Anggota DPRD Rohil Rally Anugrah Harahap, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua LAMR Rohil Datuk Jufrizan, Ketua KPU Rohil Eka Murlan, perwakilan Bawaslu Rohil Nazaruddin, Ketua PPDI Rohil Nina Siahaan, para camat, datuk penghulu, serta Ketua Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) dari kepenghuluan yang akan melaksanakan pemilihan.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kepenghuluan (PMK) Kabupaten Rokan Hilir, Hasan Basri, mengatakan bahwa launching tersebut menandai dimulainya seluruh tahapan Pemilihan Penghulu Serentak Tahap I Tahun 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pemilihan berpedoman pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta perubahannya, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 beserta perubahannya, Peraturan Daerah Kabupaten Rokan Hilir tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Penghulu, serta Peraturan Bupati mengenai pedoman teknis pelaksanaan pemilihan.
Dalam sambutannya, Bupati H. Bistamam menegaskan bahwa Pemilihan Penghulu Serentak merupakan pesta demokrasi di tingkat kepenghuluan yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Pemilihan penghulu serentak ini merupakan wujud nyata pesta demokrasi di tingkat kepenghuluan yang sangat penting. Ini adalah langkah awal dalam menentukan arah pembangunan, kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat untuk beberapa tahun ke depan," ujarnya.
Bupati menyampaikan tiga pesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan. Kepada panitia, ia meminta agar menjalankan tugas secara profesional, transparan, adil, bertanggung jawab, menjaga netralitas, serta berpedoman pada seluruh ketentuan yang berlaku.
Kepada para bakal calon penghulu, Bupati mengajak untuk berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan program-program yang berpihak kepada masyarakat, serta siap menerima hasil pemilihan demi menjaga persatuan dan kerukunan.
Sementara kepada masyarakat, Bupati mengimbau agar menggunakan hak pilih secara bijaksana dengan memilih pemimpin yang memiliki integritas, kemampuan, dan komitmen membangun kepenghuluan.
"Jangan biarkan perbedaan pilihan memecah belah persaudaraan yang telah terjalin selama ini. Mari kita sukseskan Pemilihan Penghulu Serentak Tahap I Tahun 2026 dengan menjaga situasi yang aman, damai, tertib, dan bermartabat," pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati H. Bistamam secara resmi meluncurkan tahapan Pemilihan Penghulu Serentak Tahap I Tahun 2026.
Sebanyak 53 kepenghuluan di Kabupaten Rokan Hilir akan mengikuti Pemilihan Penghulu Serentak Tahap I Tahun 2026. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap seluruh rangkaian tahapan pemilihan dapat berjalan lancar, demokratis, aman, dan kondusif, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin kepenghuluan yang amanah dan mampu mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.