Pencarian

Jumlah Mobil Penumpang Sumatera Selatan Tembus 494.037 Unit

Minggu, 06 September 2026 • 12:25:02 WIB
Jumlah Mobil Penumpang Sumatera Selatan Tembus 494.037 Unit
Jumlah mobil penumpang di Sumatera Selatan tercatat mencapai 494.037 unit per 4 September 2026.

TIRAINEWS.COM — Data Polda Metro Jaya per 4 September 2026 memperlihatkan akumulasi kepemilikan mobil penumpang di Sumatera Selatan mencapai 494.037 unit. Angka ini merupakan posisi tertinggi sepanjang rentang pencatatan yang dimulai sejak 3 Mei 2023.

Jika ditarik dari titik awal pendataan tersebut, total peningkatan populasi mobil penumpang di Sumatera Selatan tercatat sebesar 17,06%. Penambahan harian tercatat berada di level 30 unit, setara pertumbuhan 0,01% per hari.

Riau Mengintai Ketat dari Posisi Kesembilan Nasional

Persaingan volume kendaraan roda empat di Pulau Sumatera berlangsung cukup ketat. Sumatera Selatan saat ini membawahi Riau yang berada di peringkat ketiga regional dan peringkat 9 nasional.

Total mobil penumpang di Riau saat ini sudah mencapai 490.217 unit. Jarak antara Sumatera Selatan dan Riau kini hanya terpaut sekitar 3.800 unit.

Riau mencatatkan penambahan harian yang lebih agresif, yakni 167 unit per hari dengan laju pertumbuhan 0,03% per hari. Ritme tersebut berpotensi mengubah peta urutan pada periode pencatatan berikutnya.

Peta Kekuatan Mobil Penumpang di Pulau Sumatera

Kawasan Pulau Sumatera sendiri masih dipimpin oleh Sumatera Utara. Daerah ini bercokol di posisi puncak regional sekaligus menempati ranking 5 secara nasional.

Daftar sebaran mobil penumpang berdasarkan data perbandingan mencakup beberapa wilayah utama:

  • Sumatera Utara: 898.016 unit (tambah 360 unit/hari, tumbuh 0,04% per hari)
  • Sumatera Selatan: 494.037 unit (peringkat 4 Sumatera, peringkat 8 nasional)
  • Riau: 490.217 unit (tambah 167 unit/hari, tumbuh 0,03% per hari)
  • Sumatera Barat: Masuk dalam urutan keenam di Pulau Sumatera

Total unit yang beredar di Sumatera Utara tercatat hampir dua kali lipat dibanding perolehan Sumatera Selatan.

Perbandingan dengan Wilayah Luar Sumatera

Pada skala nasional, posisi Sumatera Selatan juga berada di bawah sejumlah daerah di Pulau Sulawesi dan Nusa Tenggara. Sulawesi Selatan misalnya, memimpin regionalnya dan bertengger di peringkat 6 nasional.

Sulawesi Selatan mengantongi total 682.317 unit mobil penumpang. Wilayah ini membukukan penambahan harian 367 unit atau tumbuh 0,05% per hari, angka penambahan absolut tertinggi di antara kelompok pembanding.

Sementara itu, Bali menempati peringkat 7 nasional dengan 583.533 unit serta penambahan 148 unit per hari (0,03%). Populasi mobil di Bali terpantau sekitar 18% lebih banyak dibanding Sumatera Selatan.

Adapun DI Yogyakarta menempati peringkat 10 nasional dengan 415.304 unit. Wilayah tersebut mencatatkan penambahan 133 unit per hari (0,03%), atau sekitar 16% lebih rendah dari total unit milik Sumatera Selatan.

Dinamika Tren dan Rekor Harian 25 Ribu Unit

Perjalanan data historis selama 674 hari merekam tren kenaikan yang konsisten. Dari total rentang waktu tersebut, ada 391 hari dengan tren penambahan unit, 62 hari mengalami penurunan, dan 220 hari berada dalam posisi stagnan.

Rata-rata volume kendaraan sepanjang seluruh periode tersebut berada di angka 453.198 unit. Capaian per 4 September 2026 pun resmi melampaui garis rata-rata historis tersebut.

Lonjakan di luar kebiasaan sempat terjadi pada pertengahan tahun 2025. Kala itu, penambahan kendaraan melonjak drastis hingga menembus lebih dari 25 ribu unit hanya dalam tempo satu hari, jauh melompat dari rata-rata normal yang berada di kisaran 121 unit per hari.

Laju ekspansi kendaraan di Sumatera Selatan belakangan kembali menunjukkan percepatan. Rata-rata penambahan 3 hari terakhir bergerak di level 0,0236% per hari, lebih kencang bila disandingkan dengan rata-rata 5 hari terakhir yang berada pada angka 0,0153% per hari.

Sumber: databoks.katadata.co.id

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks