TIRAINEWS.COM — Apple iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mencatat lonjakan performa besar berkat chip A20 Pro berbasis fabrikasi 2nm. Hasil uji Geekbench dan 3DMark menempatkan kedua ponsel ini di atas iPhone 17 Pro maupun Samsung Galaxy S26 Ultra. Peningkatan grafisnya paling mencolok, meski kemampuan pemrosesan AI masih tertinggal dari rival.
Chip A20 Pro yang menjadi otak iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max membuktikan klaim Apple soal lompatan performa. Pengujian Tom's Guide terhadap kedua ponsel flagship tersebut menunjukkan kenaikan signifikan di hampir semua metrik benchmark, terutama grafis dan efisiensi daya. Hasilnya menempatkan lini iPhone terbaru ini sebagai salah satu ponsel tercepat yang pernah diuji.
Spesifikasi Chip A20 Pro
Apple mendesain ulang chip ini dengan proses fabrikasi 2nm, menghasilkan kepadatan transistor yang jauh lebih tinggi dibanding A19 Pro yang masih memakai node 3nm. Konfigurasi CPU-nya mencakup enam inti, terdiri dari dua "super core" yang diklaim 20% lebih cepat plus empat inti efisiensi. Sektor grafis ditangani GPU tujuh inti dengan peningkatan performa hingga 40%, sementara neural engine kedua melipatgandakan tenaga pemrosesan AI.
Performa CPU: Unggul Jauh di Geekbench
Di pengujian Geekbench 6, iPhone 18 Pro menorehkan skor 4.735 (single-core) dan 12.800 (multi-core). Adapun iPhone 18 Pro Max nyaris identik dengan 4.741 dan 12.789. Angka ini melesat jauh dibanding iPhone 17 Pro yang hanya mencetak 3.834 dan 9.988.
Pada Geekbench 7 yang lebih baru, iPhone 18 Pro mencatat 4.022 dan 11.543, sedangkan iPhone 18 Pro Max meraih 4.025 dan 11.525. Samsung Galaxy S26 Ultra berada di tengah-tengah dengan skor 3.149 dan 10.612, tertinggal dari lini iPhone 18 Pro namun masih di atas iPhone 17 Pro.
Grafis: A20 Pro Salip Snapdragon
Ini bagian yang paling mengejutkan. Lewat uji 3DMark Solar Bay Unlimited, iPhone 18 Pro Max mencetak skor 17.850 dengan rata-rata 67,9 fps. iPhone 18 Pro menyusul di 16.288 poin dan 61,93 fps.
Sebagai pembanding, Galaxy S26 Ultra hanya meraih 12.984 poin (49,37 fps), sementara iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max masing-masing berada di 12.208 dan 12.260 poin. Artinya, A20 Pro kini bukan cuma menyalip chip Snapdragon untuk Galaxy, tapi juga meninggalkan generasi sebelumnya dengan jarak yang cukup lebar.
Pemrosesan AI Masih Jadi PR
Penambahan neural engine kedua memang mendongkrak skor Geekbench AI 1.7 iPhone 18 Pro ke 69.245 dan iPhone 18 Pro Max ke 71.974. Keduanya naik cukup jauh dari iPhone 17 Pro (49.050) dan 17 Pro Max (48.549).
Meski begitu, Galaxy S26 Ultra masih memimpin di ranah ini dengan skor 83.047. Apple tampak masih perlu mengejar ketertinggalan di sektor AI, wajar mengingat mereka baru serius menggarapnya belakangan dibanding kompetitor.
Stabilitas Performa Jangka Panjang
Apple membenamkan vapor chamber baru dengan luas permukaan tiga kali lipat dari desain tahun lalu, menjanjikan performa berkelanjutan 40% lebih baik. Hasil uji 3DMark Wild Life Extreme Stress Test menunjukkan iPhone 18 Pro Max mencapai skor stabilitas 79,4%, naik dari 65,2% milik generasi sebelumnya.
Sayangnya, iPhone 18 Pro hanya naik tipis dari 61,1% ke 62,8%. Meski demikian, keduanya tetap jauh di atas Galaxy S26 Ultra yang cuma mencetak 53,9%.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, A20 Pro membawa Apple kembali ke puncak performa mentah dan grafis. Keterbatasan masih ada di pemrosesan AI, tapi untuk kebutuhan gaming dan aplikasi berat, iPhone 18 Pro dan Pro Max sulit ditandingi saat ini. Bagi pengguna yang mengutamakan tenaga dan grafis, kedua ponsel ini layak masuk daftar pertimbangan utama.