Ilustrasi (net)

Jangan Khawatir, Disperindag Pekanbaru Pastikan Masyarakat Miskin Tetap Dapat Subsidi

Senin, 20 Januari 2020 - 19:05:25 WIB

Tirainews.com - Ada isu pencabutan subsidi gas elpiji 3 kilogram oleh pemerintah pusat. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru memastikan subsidi elpiji ini tetap ada. 

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, ke depan yang berhak mendapatkan subsidi ini memang betul-betul masyarakat miskin. Pemberian subsidi berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos). 

"Sebenarnya subsidi itu masih ada, tapi untuk orang miskin. Namun, pemberian berdasarkan data, tidak seperti sekarang yang semua bisa mengambil," kata Ingot, Senin (20/1/2020). 

Sampai kini, Disperindag masih menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pusat untuk pendistribusiannya. Kata dia, subsidi yang diberikan bisa saja dibarengi dengan raskin, apakah nanti dalam bentuk kartu atau voucher. 

Loading...

Lanjutnya, yang jelas akan mengacu kepada data berapa jumlah masyarakat miskin dari Dinas Sosial. "Subsidi nanti, apakah bentuk transfer langsung, atau berbentuk voucher. Itu kita masih menunggu keputusan pusat. Tapi yang jelas subsidi itu akan tetap ada," jelasnya. 

Kata dia, kebijakan itu efektif agar subsidi tepat sasaran, tidak ada lagi kelangkaan, dan penyelewengan. Sebenarnya, secara kuantitatif, gas yang disuplai saat ini melebihi dari jumlah masyarakat miskin yang ada di Pekanbaru. 

Ia menduga, kelangkaan terjadi karena adanya permainan segelintir oknum. Lanjutnya, sementara untuk para pelaku UMKM juga dapat menikmati gas elpiji bersubsidi ini. 

Namun, dengan syarat UMKM pelaku usaha itu telah memiliki izin dan terdaftar. Nanti dipilah dan ditentukan oleh kementerian koperasi UMKM untuk mendapatkan subsidi. 

"Kita kan sudah ada IUMK (Izin usaha mikro dan kecil), silahkan diurus. Sehingga dalam pendataan berikutnya bisa membantu. Intinya kita masih menunggu keputusan dari Pusat seperti apa mekanisme gas elpiji 3 kilogram ini ke depannya," kata dia. 




Baca Juga Topik #ekonomi+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+