Galian C PT HKI Diduga Berdampak Negatif ke Lingkungan Sekitar

Kamis, 11 Juni 2020 - 06:38:10 WIB

Tirainews.com - Salah satu anak PT Hutama Karya (Persero), PT HKI yang bergerak di bidang usaha jasa konstruksi, saat ini tengah fokus mengerjakan konstruksi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Diduga praktik galian C perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu berdampak negatif terutama terhadap lingkungan.

Kuari atau Tambang bekas praktik galian C untuk kepentingan tanah timbun proyek Jalan Tol di sejumlah lokasi tertentu, menjadi awal petaka yang berpotensi pada krisis air bersih dan alih fungsi lahan yang tidak produktif serta sendimentasi sungai.

Seperti terlihat du salah satu bekas praktik galian C di kawasan Duri 13 tepatnya di Desa Kesumbo Ampai Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Riau. Kuari (Tambang) bekas praktik galian C persis di belakang rumah warga sudah tergenang air. 

Kolam dadakan muncul di tanah bekas praktik galian C yang tak direklamasi, sangat berbahaya dan mengancam keselamatan warga sekitar, khususnya anak anak dan remaja. Artinya, bekas praktik galian C tidak cuma berdampak negatif terhadap media lingkungan, tapi bakal mengancam keselamatan manusia. 

Loading...

Manajer HSE Pekdum 5 PT HKI, Intan Ulung Winangsit mengatakan, mengenai galian C sedang ditekankan semua ke sub kontraktor. Mereka segera mengurus ke pihak terkait. "Saya koordinasi dulu dengan manajemen, soal galian C," ujarnya kepada wartawan. 

Disinggung sejauh mana pengurusan ke pihak terkait, menager HSE Pekdum 5 itu melemparkannya ke Adrianto yang mengurus ke pihak terkait. "Kita tetap memberikan penekanan terhadap sub kotraktor untuk melakukan hal tersebut, dengan melakukan normalisasi bekas praktik galian C," ulasnya lagi.

Adrianto yang mengurusi masalah bekas galian C PT HKI ke pihak terkait yang direkomendasikan Manajer HSE Pekdum 5 PT HKI, belum bisa memberi keterangan.




Baca Juga Topik #Riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+