Babinsa Rutin Lakukan Patroli dan Sosialisasi Karhutla di Wilayah Rawan Karhutla

Senin, 29 Juni 2020 - 12:47:32 WIB

Tirainews.com - Babinsa Koramil 09/Langgam Kodim 0313/KPR Pelda Kesmiyarto dan Serda Ahmed rutin melakukan patroli dan sosialisasi Karhutla di wilayah Desa dan Kelurahan di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Senin (29/6/2020).

Patroli dan Sosialisasi Karhutla dilaksanakan di daerah yang rawan kebakaran terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan patroli menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki di medan yang tidak dapat dilalui kendaraan.

Dengan rutinnya melaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi seperti ini diharapkan mampu mengantisipasi dan sekaligus memberikan pencerahan serta kesadaran bagi warga, tentunya yang menjadi sasaran sosialisasi ini adalah seluruh warga masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

"Kita juga menyampaikan sosialisasi tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat sekitar agar tidak membakar lahan secara sembarangan, karena apabila masyarakat sengaja membakar lahan maka akan ada sanksi hukum yang berlaku bagi masyarakat yang membakar hutan dan lahan," tegasnya. 

Loading...

Kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan akan secara terus menerus dilaksanakan mengingat saat ini cuaca panas walaupun sesekali masih turun hujan. Patroli dan sosialisasi ini merupakan langkah awal mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan sehingga masyarakat mengetahui dan memahami dampak negatif jika terjadi kebakaran akibat pembukaan hutan dan lahan dengan cara pembakaran.

Lebih lanjut menurut Babinsa, aksi bakar lahan sama sekali tidak dibenarkan, sehingga memang perlu mendatangi warga satu persatu agar bisa sadar untuk bersama-sama memerangi karhutla.

“Caranya adalah dengan mendatangi para warga desa untuk meningkatkan komunikasi sosial serta menyampaikan himbauan terkait larangan karhutla. Pada prinsipnya warga mendukung kegiatan ini dan akan bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tidak sampai terjadi kebakaran,” ujarnya.

Penyebab dari kebakaran hutan dan lahan terjadi, akibat kecerobohan dalam membuka lahan itu sendiri dengan alasan dapat menghemat biaya dan tenaga, padahal efek dari kebakaran itu sangat banyak sekali dan sudah sering kita rasakan beberapa tahun yang lalu yaitu salah satunya banyaknya kabut asap yang timbul dan dapat merusak kesehatan bagi yang menghirupnya, disamping itu juga dapat merusak ekosistem alam yang ada.

"Maka dari itu, kita menghimbau kepada masyarakat meskipun saat ini cuaca ekstrim, kadang hujan dan kadang panas yang terik, agar secara aktif ikut berpartisipasi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran dan segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan,” tambah Pelda Kesmiyarto. 




Baca Juga Topik #Kodim KPR+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+