Pengabdian di Desa Tanah Merah, Mahasiswa Kukerta Unri Membuat Website

Rabu, 09 September 2020 - 16:05:13 WIB

Tirainews.com - Salah satu kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Terintegrasi Abdimas Universitas Riau (Unri) melakukan pengabdian di Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar sejak 16 Juli 2020. 

Tim itu beranggotakan Ersa Anantama Fauzi (FT/2017), Altrivel Saputra (FEB/2017), Nurul Fadhilah Erawan (FT/2017), Samsinar Sriningsih (FT/2017), Lisa Olivia Saputri (FISIP/2017), Puja Dwi Rilnaldi (FKIP/2017), Musar Pikah (FKIP/2017), Asyrof Alfitrah Frianto (FT/2017), Sastra Teguh Raharja (FT/2017), dan Muhammad Hijjral Naim (FT/2018).

Bermacam-macam program kerja dilakukan demi mengembangkan potensi Desa Tanah Merah. Salah satu program kerja utama adalah membuat website untuk Desa Tanah Merah. Perkembangan zaman saat ini menyebabkan teknologi juga berkembang begitu pesat, apalagi masa pandemi seperti saat ini memaksa informasi dapat menyebar secara cepat dan dengan akses yang mudah. 

Begitu juga dengan informasi mengenai suatu daerah baik yang memiliki cakupan wilayah yang luas seperti sebuah negara maupun daerah yang mencakup wilayah sempit seperti suatu kelurahan atau desa. Tujuan dari hadirnya website suatu daerah adalah untuk memperkenalkan kepada khalayak ramai mengenai hal-hal umum seperti profil dan potensi apa saja yang ada di suatu daerah. 

Loading...

Desa Tanah Merah merupakan sebuah desa yang memiliki potensi yang baik bagi khalayak ramai, seperti banyaknya fasilitas umum, fasilitas olahraga, maupun tempat wisata. Hanya saja Desa Tanah Merah belum terjamah dalam sebuah web yang dapat memudahkan masyarakat untuk mencari informasi tantang desa ini. 

Oleh karena itu, tim kukerta Terintegrasi Abdimas Universitas Riau bersama Dosen Pembimbing Lapangan membuat website untuk Desa Tanah Merah. “Setelah melaksanakan observasi secara langsung di Desa Tanah Merah, kami menemukan bahwa perangkat desa menginginkan adanya sarana untuk memperkenalkan Desa Tanah Merah secara luas dengan media website desa. Sesuai dengan salah satu program kerja kami yaitu membuat website desa, semoga website tersebut bisa bermanfaat dengan baik bagi Desa Tanah Merah” ujar ketua tim kukerta, Ersa Anantama Fauzi usai berdiskusi dengan perangkat desa pada 17 Juli 2020. 

Pengerjaan website direncanakan selesai dalam waktu kurang dari satu bulan. Untuk itu tim dibagi menjadi dua, tim 1 membuat website sesuai kebutuhan desa dan tim 2 mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam website. 

“Pada pembuatan website, kendala yang dihadapi saat proses pengerjaan adalah karena kurangnya data untuk dipublikasikan, sehingga data yang kurang akan diupdate jika sudah ada.” ujar Sastra Teguh Raharja (01/08/2020) selaku anggota tim 2 dalam diskusi bersama tim kukerta. 

Muhammad Hijjral Naim selaku anggota tim 1 menambahkan, mereka menargetkan sebelum berakhirnya kukerta, website Desa Tanah Merah sudah launching ke publik, kami juga memberikan halaman admin yang nantinya mempermudah aparatur desa dalam mengelola website. 

"Diharapkan dengan adanya website ini, Desa Tanah Merah dapat mengelola dengan baik untuk keperluan desa dan menyebarkan informasi yang ingin disampaikan pada khalayak ramai," jelasnya. 




Baca Juga Topik #Pendidikan+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+