Praktik Perambahan Hutan Jenis Kayu Mahang Marak, Begini Penjelasan KSDA

Selasa, 08 Juni 2021 - 15:00:09 WIB

Tirainews.com - Pasca adanya pemberitaan dibeberapa media online tentang maraknya perambahan hutan untuk kayu jenis mahang  yang diduga diduga kuat dari hutan GSK di beberapa titik yang berada di Desa Tasik Serai dan Tasik Serai Barat, Kabid KSDA wilayah 2 BBKSDA Riau berjanji akan menelusuri asal pengambilan kayu Mahang yang sedang marak terjadi.

Hal itu dijelaskan Kabid KSDA wilayah 2 BBKSDA Riau Heru Sutmantoro melalui sambungan selularnya, Selasa (8/6/2021). "Terima kasih bang, informasi untuk rakitan berada di luar kawasan GSK, asal mahang bisa dari dalam GSK dan luar GSK, kita akan telusuri lebih dalam," ujarnya.

Masih kata Heru, kalau kayu mahang yang diambil berasal dari hutan GSK, pihaknya akan menindak lanjuti sesuai aturan yang ada.

"Kalau itu berasal dari GSK, kita akan bekerjasama dengan Balai Gakkum LHK wilayah Sumatera, untuk melakukan penanganan terkait tindak lanjutnya sesuai dengan peraturan yang ada. Sedangkan kalau di luar GSK, menjadi tanggung jawab Dinas LHK Provinsi Riau, dalam hal ini UPT KPHP Mandau," jelasnya.

Loading...

Diketahui, hingga kini praktik perambahan hutan untuk kayu jenis mahang dibeberapa titik yang berada di Desa Tasik Serai dan Tasik Serai Barat, masih tetap berjalan lancar.

 




Baca Juga Topik #Riau+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+