Logo Tirainews.com

Mahasiswa Kukerta Unri dan Babinsa Tinjau Potensi Palawija di Desa Ridan Permai

Mahasiswa Kukerta Unri dan Babinsa Tinjau Potensi Palawija di Desa Ridan Permai

Tirainews.com - Pertanian merupakan salah satu sumber perekonomian yang didapatkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Tanaman palawija merupakan salah satu komoditi pangan yang banyak ditemukan di sebagian besar wilayah Indonesia. 

Pemerintah dan masyarakat terus berupaya untuk meningkatkan produksi sumber pangan dengan kualitas yang baik guna mencukupi kebutuhan dan meningkatkan perekonomian nasional. Melalui tanaman palawija merupakan suatu upaya dalam meningkatkan produksi pangan dengan menciptakan diversifikasi atau keragaman. 

Biasanya tanaman palawija digunakan sebagai tanaman selingan setelah petani selesai memproduksi satu jenis sumber makanan. Di Desa Ridan Permai pemanfaatan palawija menjadi salah satu komoditi pangan yang berperan sebagai perekonomian masyarakat Desa Ridan Permai. 

Penanaman palawija juga berguna untuk menjaga kesuburan tanah dengan menstabilkan tingkat pH atau keasaman tanah. Hal ini dilakukan agar tanah dapat menghasilkan produk pangan yang lebih banyak dan kualitas yang lebih baik. 

Menurut Sugeng Waluyo, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Ketua ketahanan Pangan Desa Ridan Permai menyatakan bahwa keadaan geografis Desa Ridan Permai cocok untuk penanaman tanaman palawija sehingga memiliki potensi yang sangat besar dalam upaya pengembangan dan pemberian kebermanfaatan terhadap masyarakat Ridan Permai.

“Kalau untuk bibit biasanya dulu masyarakat memilih jenis Bonanza. Kalau sekarang masyarakat lebih percaya pada jenis Paragon, karena tongkolnya lebih besar, rasanya lebih manis, warnanya tidak pucat, dan mudah untuk dipanen,” kata Sugeng, Senin (19/07/2021).

Adapun jenis Palawija yang sering ditanam adalah jagung, singkong, dan kacang panjang. Untuk jenis jagung yang sering digunakan adalah  jenis jagung Paragon. Sebab, jenis ini memiliki rasa yang  manis, tongkol yang yang lebih besar, serta tidak berwarna pucat. 

Penanaman palawija di Desa Ridan Permai adalah seluas 50 Hektar tanaman jagung, 10 Hektar singkong, dan 10 Hektar kacang panjang dengan jumlah hasil panen berkisar sekitar 100 Ton per Hektar untuk jagung, dan masing-masing 50 Ton per Hektar untuk kacang panjang dan singkong. 

"Dengan demikian, memalui tanaman palawija sebagai potensi unggul Desa Ridan Permai diharapkan mampu mewujudkan ketahanan pangan guna meningkatkan perekonomian di Desa Ridan Permai khususnya," jelasnya.