Logo Tirainews.com

Diterima Walikota, Pemko Pekanbaru Terima Citra Daerah dari ANRI

Diterima Walikota, Pemko Pekanbaru Terima Citra Daerah dari ANRI
Pemko Pekanbaru Terima Citra Daerah dari ANRI

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerima Arsip Citra Daerah dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Arsip itu diterima langsung Walikota Pekanbaru DR H Firdaus MT, di Aula Lantai VI, Gedung Utama, Komplek Perkantoran. Tenayan Raya, Rabu (27/10/2021).

Penyerahan arsip dilakukan oleh Deputi Bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan Dr Andi Kasman MM. Andi menyebut, penyerahan Citra Daerah ini merupakan program ANRI dalam rangka menambah wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai khasanah arsip statis Kota Pekanbaru yang telah tersimpan di ANRI. 

"Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai budaya yang berkembang di lingkunganya, memupuk kebanggaan, dan rasa cinta tanah air," kara Andi Kasman.

Citra Daerah diterbitkan dengan dukungan data yang terkandung dalam arsip. Citra Daerah merefleksikan bagaimana suatu daerah ikut berperan, memberi warna dan corak dalam sejarah perjalanan bangsa dari masa ke masa.

"Di dalamnya ada informasi yang menggambarkan dinamika kolektif sebuah daerah yang terbentuk di atas kesadaran sejarah yang dialami bersama. Kesadaran sejarah ini diharapkan dapat menjadi landasan moral yang kokoh untuk pijakan melompat ke masa depan," katanya.


Sementara itu, Walikota mengucapkan terimakasih kepada ANRI yang telah memilih Kota Pekanbaru dalam menerima softcopy Citra Daerah ini. Menurutnya, arsip Citra Daerah sangat berharga, dan merupakan warisan nasional yang perlu dipelihara dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

Penerimaan Citra Daerah ini juga merupakan sebuah tantangan bagi Pemko untuk menjaga dan melestarikannya. Penghargaan ini tidak hanya untuk dinas terkait saja, tapi juga merupakan bagi seluruh OPD.

"Pemko akan mempertahankan ini dan ke depan insyaa Allah akan ditingkatkan lagi," ucapnya.

Ia menambahkan, arsip menunjukan bangsa yang berperadapan. Oleh sebab itu, betapa pentingnya arsip ini. 
"Contohnya saja bagaimana perkembangan sejarah Kota Pekanbaru tertuang dalam cacatan seorang Batin pada awal abad 17 lalu. Tanpa cerita, tanpa arsip, kita tidak akan tahu sejarah," tegasnya. (Advertorial)