6 Gunung Api Berstatus Siaga, 8 Bandara Ditutup Sementara
TIRAINEWS.COM — Sebanyak delapan bandara di wilayah Indonesia terpaksa menghentikan operasional penerbangan akibat peningkatan aktivitas vulkanik serentak. Penutupan fasilitas transportasi udara ini mencakup pintu gerbang utama seperti Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung.
Titik transportasi lain yang juga ditutup mencakup Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan, Bandara Budiarto Tangerang, Bandara Radin Inten II dan Bandara Taufiq Kiemas di Lampung, hingga Bandara Lewoleba Wunopito di Nusa Tenggara Timur. Gangguan ruang udara ini dipicu oleh sebaran material vulkanik yang membahayakan mesin pesawat terbang komersial.
Sebaran Abu Vulkanik Lintas Lima Provinsi
Lontaran material letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Minggu (6/9/2026) malam pukul 20.23 WIB terdeteksi menyebar luas hingga ke lima provinsi. Wilayah yang terdampak paparan abu mencakup Banten, sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, serta Bengkulu.
"Dan berdasarkan gabungan informasi erupsi dan VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation) dari PVMBG melalui Magma Indonesia, informasi VAAC (Volcanic Ash Advisory Centre) Darwin serta analisa citra satelit Himawari-9 oleh BMKG, bahwa abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar di atmosfer ke arah Banten, sebagian Jawa Barat, dan juga DKI Jakarta, serta Lampung dan Bengkulu," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria dalam konferensi pers secara daring, Minggu, 6 September 2026.
Status Anak Krakatau telah berada di Level III Siaga sejak 2 Juli 2026. Hingga Senin (7/9/2026) pagi, PVMBG mengonfirmasi intensitas erupsi di perairan Selat Sunda tersebut masih terpantau tinggi.
Daftar Kawasan Gunung Berapi Berstatus Siaga
Selain Anak Krakatau, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan lima gunung api aktif lainnya ke dalam status Siaga atau Level III. Traveler yang hendak mendaki atau berwisata alam di area sekitar lereng gunung wajib menghindari radius bahaya.
1. Gunung Semeru, Jawa Timur
Aktivitas vulkanik atap Pulau Jawa kembali melonjak pada awal pekan. Petugas PVMBG Rian Sigit Alfian mencatat getaran letusan langsung melalui seismograf pemantau pos Semeru.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 07 September 2026, pukul 04:50 WIB," Senin, 7 September 2026.
2. Gunung Sinabung, Sumatera Utara
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo resmi dinaikkan statusnya dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga pada 31 Agustus 2026. Pengamatan visual pada Jumat (4/9/2026) mendapati kawah utama memuntahkan asap putih tebal dengan tinggi kolom antara 300 hingga 500 meter ke udara.
3. Gunung Lewotobi Laki-laki, NTT
Peningkatan status Lewotobi Laki-laki ke Level III sudah berjalan sejak 12 Mei 2026. Erupsi telah berlangsung dua kali sejak 4 Agustus 2026, dengan kolom abu vulkanik pekat setinggi 800 meter yang bertiup ke arah barat serta barat laut.
4. Gunung Ili Lewotolok, NTT
Gunung di Pulau Lembata ini mempertahankan Level III sejak 2 Juli 2026 dan meletus kembali pada Minggu (6/9/2026) pukul 21.37 WITA. Badan Geologi mencatat letusan tersebut memuntahkan kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak dengan amplitudo seismograf maksimum 40 milimeter selama 32 detik.
5. Gunung Ibu, Maluku Utara
Gunung Ibu di Pulau Halmahera berada pada Level III sejak 28 Januari 2026, diturunkan setelah sempat menempati status tertinggi Level IV Awas. Erupsi terakhir terekam pada Minggu (6/9/2026) malam waktu setempat dengan kepulan kolom abu setinggi 500 meter dari kawah.
Panduan Keselamatan Perjalanan Wisata
Para pelancong yang memegang tiket penerbangan dari dan menuju bandara terdampak diimbau menghubungi maskapai terkait untuk opsi pengembalian dana tiket atau penjadwalan ulang rute. Selalu siapkan masker medis atau masker tipe N95 di dalam tas perjalanan guna mengantisipasi paparan debu abu vulkanik di kawasan darat terbuka.
Hindari segala bentuk aktivitas pendakian maupun kegiatan luar ruang di dekat zona rekomendasi bahaya yang telah dipetakan PVMBG. Pembaruan jalur transportasi dan akses kawasan wisata terkini dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat atau kanal resmi Magma Indonesia.