Daftar Siswa Terbaik OMI Kota Pekanbaru 2026 Lolos ke Tingkat Provinsi
Komite OMI Pusat pada Sabtu malam (12/09/2026) telah merilis hasil seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia melalui portal omi.kemenag.go.id.
Sebagai tindak lanjut dari pengumuman tersebut, Ketua Komite OMI Kota Pekanbaru H. Zulfa Hendri mengeluarkan daftar nama siswa-siswi terbaik Pekanbaru yang berhak melanjutkan ke OMI Tingkat Provinsi Tahun 2026. Zulfa sendiri memiliki jabatan sebagai Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren serta Plt. Kasi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Tema yang diusung pada OMI Tahun 2026 adalah "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju". Pembukaan OMI Kota Pekanbaru 2026 sendiri digelar pada 3 September 2026 bertempat di lapangan Pesan Dar El-Hikmah Pekanbaru melalui acara Pembukaan dan Defile. Sebanyak 1.045 peserta yang merupakan hasil seleksi ketat dari 144 madrasah dan sekolah turut berpartisipasi, dan kegiatan tersebut disaksikan oleh lebih dari 2.800 orang.
Pelaksanaan ujian Computer Based Test (CBT) berjalan intensif pada 7 September 2026 di Laboratorium Komputer MAN 1 dan MAN 2 Pekanbaru bagi jenjang MA/SMA sederajat. Kemudian, pada 8 hingga 9 September 2026, giliran jenjang MTs/SMP dan MI/SD sederajat yang mengikuti ujian di Laboratorium Komputer Pesantren Dar-El Hikmah.
H. Zulfa Hendri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua peserta, guru pendamping, dan kepala madrasah. Zulfa menilai bahwa perjuangan para siswa mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga kota merupakan bukti dedikasi yang luar biasa. Bagi siswa yang belum berhasil melaju, OMI tetap menjadi sarana berharga untuk mengasah mental dan potensi diri.
Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru H. Syahrul Mauludi turut memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan integritas kontingen Kota Pekanbaru. Ia menegaskan bahwa OMI bukan sekadar ajang kompetisi sains dan keagamaan, melainkan ikhtiar bersama dalam membina generasi madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global sesuai dengan tema yang diusung.
Pada jenjang MI dan SD sederajat cabang Matematika Terintegrasi, Rafif Nirbana Aji dari SDIT Al Ittihad Rumbai Pesisir meraih peringkat terbaik pertama. Kezia Amanda Hendrawan dari SD Indonesian Creative School menempati posisi terbaik kedua, sedangkan Muhammad Athayya Zahin dari SD Al Azhar Syifa Budi berada di posisi terbaik ketiga.
Cabang IPAS Terintegrasi jenjang SD/MI mencatatkan Dyandra Habibie dari SDIT Al Ittihad Rumbai Pesisir sebagai terbaik pertama. Posisi terbaik kedua diraih Zayyan Muhammad Ghani dari SD Islam As Shofa, dan posisi terbaik ketiga ditempati Aisyah Ashidqiyah dari MIN 1 Pekanbaru.
Untuk jenjang MTs dan SMP sederajat cabang Matematika Terintegrasi, Anakin Kaysan Munov dari SMP IT Imam An Nawawi Pekanbaru meraih terbaik pertama. Fayyadhi Ahsan Zubir dari PKBM Tahfizh Darussalam menyusul di peringkat terbaik kedua, dan Khalil Arfa Maulana dari SMP Islam As-Shofa di posisi terbaik ketiga.
Cabang IPA Terintegrasi jenjang MTs/SMP diwakili Reysa Ayunda Prameswari dari SMP Darma Yudha sebagai terbaik pertama. Radhin Adrian Salim dari MTsN 1 Kota Pekanbaru menempati terbaik kedua, serta Anindya Zhafira Khairunnisa dari SMP Islam Al Azhar 37 Pekanbaru di posisi terbaik ketiga.
Adapun cabang IPS Terintegrasi jenjang MTs/SMP, peringkat terbaik pertama ditempati Eszquera Aisha dari SMP Darma Yudha. Kamila Husnul Afifah dari MTs Al-Ittihadiyah menyusul di peringkat terbaik kedua, dan Muhammad Akbar dari SMP IT Al-Ittihad di posisi terbaik ketiga.
Persaingan ketat juga terlihat pada jenjang MA dan SMA sederajat. Cabang Matematika Terintegrasi dipimpin Bhagaskara Budijono dari MAN 2 Kota Pekanbaru sebagai terbaik pertama, Dirga Aditya Muhtadi dari SMAS Darma Yudha sebagai terbaik kedua, dan Mikael Akbar dari MAN 2 Kota Pekanbaru sebagai terbaik ketiga.
Pada cabang Biologi Terintegrasi, Sarah Kamilia Nadin dari MAN 1 Pekanbaru meraih terbaik pertama. Posisi terbaik kedua diraih Sadina Azzura dari MAS Darul Hikmah Pekanbaru, dan posisi terbaik ketiga ditempati Muhammad Faqry Syarif dari MAN 1 Pekanbaru.
Cabang Fisika Terintegrasi jenjang MA/SMA didominasi Yoiko Cintya Hana dari MAN 2 Kota Pekanbaru sebagai peringkat terbaik pertama. Adlyn Aldrin Hasan dari MAN 2 Kota Pekanbaru berada di peringkat terbaik kedua, serta Mutia Kurnia Sari dari MAN 1 Pekanbaru di posisi terbaik ketiga.
Untuk cabang Kimia Terintegrasi, Hafily Fathurrahman Sitorus dari SMAN 8 Pekanbaru sukses menjadi terbaik pertama. Safira Nailah Kayyisah dan Mozalia Naira dari MAN 2 Kota Pekanbaru menyusul pada peringkat terbaik kedua dan ketiga.
Cabang Ekonomi Terintegrasi sepenuhnya diisi oleh siswa MAN 2 Kota Pekanbaru, dengan Muhammad Faruq Alvarino menduduki posisi terbaik pertama, disusul Nadine Elysia Anindita di posisi terbaik kedua, dan Onna Nazira di posisi terbaik ketiga.
Sementara cabang Geografi Terintegrasi mencatatkan Abiyyu Hadziq Al Hafizh dari MAN 1 Pekanbaru sebagai terbaik pertama. Nabil Alva Reyhan dari MAN 3 Pekanbaru menempati terbaik kedua, dan Habib Alhabsy Hidayat dari MAN 2 Kota Pekanbaru di posisi terbaik ketiga.
Sebagai puncaknya, Komite OMI Kota Pekanbaru dijadwalkan menggelar Penutupan dan Apresiasi Prestasi OMI Tingkat Kota Pekanbaru pada Rabu, 16 September 2026 di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 (MTsN 2) Pekanbaru, Jalan Yos Sudarso KM 15. Acara tersebut juga akan dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Riau H. Muliardi.
Komite OMI mengimbau seluruh kepala madrasah dan kepala sekolah dari 144 lembaga peserta OMI untuk hadir memeriahkan kegiatan sekaligus memberikan dukungan langsung kepada 33 peserta terbaik OMI tingkat Kota Pekanbaru. Para peserta tersebut akan mewakili Kota Pekanbaru pada seleksi tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026.