Pasar Headset VR Global Turun 18% Jelang Rilis Steam Frame Akhir 2026
TIRAINEWS.COM — Angka itu datang dari laporan terbaru Counterpoint Research: pengiriman headset VR global pada kuartal kedua 2026 turun 18% dibanding periode yang sama tahun lalu, dan 16% dibanding kuartal sebelumnya. Penurunan ini terjadi persis di jendela menuju peluncuran Steam Frame yang dijadwalkan akhir 2026.
Bagi Valve, kabar ini bukan sekadar statistik pasar. Perusahaan harus menjual perangkat baru ke konsumen yang sudah punya headset, dan belum menemukan alasan kuat untuk upgrade.
Mengapa Pasar VR Mendingin
Counterpoint menilai kenaikan harga perangkat jadi pemicu utama. Meta menaikkan harga Quest 3 dan Quest 3S di tengah krisis pasokan memori, yang ikut menekan daya beli konsumen.
Masalah kedua: minimnya game VR besar. Half-Life: Alyx yang dirilis enam tahun lalu masih jadi salah satu standar tertinggi pengalaman game VR di PC. Tanpa judul baru yang setara, konsumen tidak punya banyak alasan membeli perangkat.
Posisi Unik Valve dengan Steam Frame
Steam Frame mendapat dukungan penuh dari ekosistem gaming Steam, keunggulan yang tidak dimiliki banyak pesaing. Namun tantangan harga komponen bisa membuat harga jual perangkat membengkak saat rilis.
Valve tampaknya sedang menyiapkan sistem reservasi untuk Steam Frame. Indikasi ini menunjukkan stok awal kemungkinan terbatas dan peluncuran sudah semakin dekat.
AR Justru Tumbuh 138%
Pasar XR tidak sepenuhnya lesu. Pengiriman perangkat augmented reality melonjak 138% secara tahunan pada kuartal kedua 2026, dan naik 10% dibanding kuartal sebelumnya.
Counterpoint mencatat pertumbuhan itu didorong produk baru, ekspansi internasional, serta promosi besar di China. Minat konsumen bergeser dari headset VR yang menutup pandangan penuh menuju perangkat AR yang lebih praktis untuk aktivitas harian.
Ujian Strategi Hardware Valve
Peluncuran Steam Frame akan jadi ujian penting bagi strategi perangkat keras Valve. Jika konsumen tidak lagi melihat VR sebagai kategori wajib, spesifikasi menarik saja tidak cukup untuk menciptakan momentum penjualan.
Valve butuh ekosistem konten yang meyakinkan pembeli bahwa Steam Frame menawarkan pengalaman yang belum pernah ada di headset lain. Tanpa itu, perangkat ini berisiko terjebak di pasar yang sedang mengecil.