BYD Rekrut 8.000 Pekerja untuk Pabrik Xi'an, Ekspor Agustus Cetak Rekor
TIRAINEWS.COM — BYD membuka lowongan bagi lebih dari 8.000 pekerja baru di pabrik Xi'an, pusat manufaktur terbesarnya, setelah keempat lini perakitan kembali beroperasi normal. Rekrutmen massal ini muncul di tengah lonjakan pesanan ekspor yang mendorong penjualan luar negeri BYD ke rekor 189.466 unit pada Agustus. Perusahaan menawarkan bonus perekrutan hingga 6.000 yuan atau sekitar Rp15,8 juta per pekerja.
Informasi lowongan kerja untuk operasional BYD diunggah sejumlah instansi setempat, termasuk Biro Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Kota Xi'an, melalui media sosial. Pabrik-pabrik BYD di kota tersebut membuka rekrutmen serentak di berbagai divisi bisnis.
Lowongan tidak hanya menyasar pekerja pabrik pada umumnya. Sebagian besar kebutuhan diarahkan ke tenaga ahli bidang pengelasan, pengecatan, dan perakitan akhir, dengan gaji bulanan yang bisa mencapai 10.000 yuan.
Produksi Xi'an Pulih Setelah Pembaruan Lini Perakitan
Pabrik Xi'an dirancang dalam empat tahap pengembangan dengan total kapasitas tahunan mencapai 1,5 juta kendaraan. Pada 2024, produksi di lokasi tersebut melampaui 1 juta unit, menjadikannya pusat manufaktur bervolume terbesar milik BYD.
Sepanjang paruh pertama tahun ini, peralihan ke Baterai Blade generasi kedua serta pembaruan lini produksi sempat menekan keluaran sejumlah model. Pabrik di Xi'an mengurangi tenaga kerja untuk sementara, dengan sebagian karyawan dipindahkan guna mendukung ekspansi operasional di Zhengzhou, Hefei, dan zona kerja sama Shenzhen-Shanwei.
Keempat lokasi pabrik BYD di Xi'an kini kembali menjalankan jadwal produksi normal. Pemulihan ini, ditambah lonjakan pesanan ekspor, memunculkan tantangan baru berupa kekurangan tenaga kerja.
"Langkah BYD merekrut pekerja produksi terampil dalam jumlah besar mengindikasikan tingkat produksi di pusat manufaktur tersebut sedang meningkat pesat," kata Feng Lei, kepala institut riset industri di firma riset pasar HSMAP, seperti dikutip laporan Yicai.
Produksi Shaanxi Naik 17,9 Persen Secara Tahunan
Data regional mengonfirmasi tren pemulihan tersebut. Produksi kendaraan di Provinsi Shaanxi sempat anjlok hampir 50 persen secara year-on-year dalam tujuh bulan pertama 2026.
Pada Agustus, provinsi ini memproduksi 138.900 kendaraan, melonjak 55,4 persen dibandingkan Juli dan naik 17,9 persen secara tahunan, menurut data Biro Statistik Nasional Tiongkok.
Pusat produksi Xi'an menjadi basis perakitan model-model volume tinggi dari lini Dynasty dan Ocean, serta sejumlah model dari merek premium BYD.
Penjualan Domestik Turun, Ekspor Jadi Pendorong Utama
BYD menjual 440.293 unit kendaraan energi baru pada Agustus, naik 17,8 persen secara tahunan dan menjadi angka penjualan bulanan tertinggi sepanjang tahun ini.
Penjualan luar negeri melonjak 134,5 persen secara tahunan hingga mencapai rekor 189.466 unit. Sebaliknya, penjualan domestik turun 14,3 persen, mencerminkan ketatnya persaingan pasar NEV di Tiongkok.
Feng memproyeksikan produksi berpotensi kembali ke level puncak sebelumnya. Meski model untuk pasar ekspor telah memiliki jadwal produksi penuh, model untuk pasar domestik masih menghadapi persaingan ketat.
BYD Siapkan Empat Pabrik di Eropa
Di luar dinamika produksi domestik, BYD tengah menyiapkan ekspansi jangka panjang ke pasar Eropa. Menurut penasihat perusahaan, BYD membutuhkan setidaknya tiga pabrik perakitan dan satu pabrik baterai untuk mendukung operasionalnya di kawasan tersebut.
Dalam jangka panjang, perusahaan memerlukan total empat pabrik di Eropa guna memenuhi target penjualan sekaligus mematuhi regulasi Uni Eropa yang semakin ketat terhadap industri otomotif.
Penjualan BYD Indonesia Capai 32.800 Unit
Ekspansi manufaktur BYD berjalan seiring pertumbuhan pasar Indonesia sejak perusahaan masuk pada Januari 2024. Pada periode Januari hingga Juli 2026, BYD Indonesia mencatat penjualan sekitar 32.800 unit dengan pangsa pasar sekitar 35 persen.
Secara kumulatif, BYD telah mengirimkan lebih dari 100.000 kendaraan energi baru kepada konsumen Indonesia. Jaringan penjualan dan layanan perusahaan kini tersebar di lebih dari 100 lokasi di berbagai wilayah tanah air.
Selain kendaraan listrik berbasis baterai, BYD memperluas pilihan elektrifikasi melalui teknologi Dual Mode (DM) yang diperkenalkan pada Mei 2026.