BYD M6 Rakitan Subang Meluncur di GIIAS Semarang 2026

BYD M6 rakitan Subang tampil perdana di GIIAS Semarang 2026.
Penulis: Saiful
Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:43:00 WIB

TIRAINEWS.COM — BYD M6 kini diproduksi penuh di Indonesia, dengan varian Standar EV menawarkan jarak tempuh 450 km dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,9 detik. Produksi berlangsung di Subang Smartpolitan, Jawa Barat, dan mobil ini tampil perdana di GIIAS Semarang 2026 bersama varian DM. Sejak 2024, lebih dari 28.600 keluarga sudah memilih M6, tapi ada catatan soal daya tarik harga rakitan lokal yang perlu dicermati.

BYD M6 EV generasi terbaru diproduksi sepenuhnya di Indonesia, dan penampilan perdananya berlangsung di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026. Pameran digelar di Muladi Dome Universitas Diponegoro pada 30 September hingga 4 Oktober 2026, menampilkan M6 EV bersama varian M6 DM.

Perubahan status dari importir menjadi produsen lokal ini menandai langkah besar BYD di pasar Indonesia. Fasilitas produksi berada di Kawasan Industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat, dengan ekosistem yang melibatkan lebih dari 200 mitra rantai pasok.

Spesifikasi Varian Standar M6 EV Produksi Lokal

Varian Standar M6 EV rakitan lokal membawa sejumlah angka teknis yang perlu dicermati calon pembeli. Berikut rinciannya:

  • Jarak tempuh: hingga 450 km
  • Tenaga maksimal: 150 kW
  • Torsi: 310 Nm
  • Akselerasi 0-100 km/jam: 7,9 detik

Angka 450 km untuk varian Standar menempatkan M6 EV di segmen menengah MPV listrik. Dengan tenaga 150 kW, mobil ini tergolong responsif untuk ukuran kendaraan keluarga, meski akselerasi 7,9 detik bukan angka yang istimewa di kelas EV.

Dampak Produksi Lokal ke Tenaga Kerja

Produksi di Subang Smartpolitan menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja lokal saat ini. Ketika kapasitas penuh tercapai, jumlah pekerja ditargetkan melampaui 20.000 orang, atau empat kali lipat dari kondisi sekarang.

Angka tersebut menunjukkan skala investasi BYD di Indonesia cukup besar. Namun, target 20.000 pekerja bergantung pada pencapaian kapasitas produksi penuh yang belum ada jadwal pastinya.

M6 DM dan Rekam Jejak Penghargaan

Sejak hadir pada 2024, M6 telah dipilih lebih dari 28.600 keluarga. Pada Mei 2026, BYD menambah varian M6 DM (Dual Mode) yang mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama dan mesin berbahan bakar sebagai pendukung.

M6 DM diklaim memimpin segmennya tiga bulan berturut-turut. Varian ini juga meraih The Most Inspiring PHEV of the Year 2026 pada Juli.

Sebelumnya, M6 sudah mengantongi Car of the Year 2024, Best Family EV 2025, dan First EV Recommendation 2025. Deretan penghargaan ini memperkuat posisi M6 di segmen kendaraan keluarga, meski perlu diingat penghargaan industri tidak selalu berkorelasi langsung dengan kepuasan pemilik jangka panjang.

Alasan BYD Hadirkan Varian DM

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menjelaskan posisi varian DM dalam lineup M6.

"Kami ingin keluarga Indonesia dapat menikmati pengalaman berkendara seperti EV namun dengan fleksibilitas untuk perjalanan yang lebih jauh," kata Luther Panjaitan.

Pernyataan itu menyiratkan bahwa BYD menyadari keterbatasan infrastruktur pengisian daya di Indonesia masih jadi pertimbangan utama konsumen. Varian DM hadir sebagai jembatan bagi pembeli yang belum siap sepenuhnya beralih ke EV murni.

Yang Perlu Diperhatikan Calon Pembeli

Status rakitan lokal biasanya berdampak pada harga, tapi belum ada informasi resmi soal penyesuaian harga M6 EV produksi Subang. Calon pembeli sebaiknya menunggu pengumuman resmi soal harga on the road sebelum mengambil keputusan.

Selain itu, klaim jarak tempuh 450 km untuk varian Standar perlu diuji dalam kondisi nyata. Angka WLTP atau NEDC kerap lebih optimistis dibanding pemakaian harian dengan AC menyala dan lalu lintas padat.

Ketersediaan jaringan servis dan stasiun pengisian daya BYD di luar Jawa juga jadi pertimbangan penting, terutama bagi pembeli yang sering melakukan perjalanan antarkota.

M6 EV rakitan lokal bisa jadi pilihan menarik bagi keluarga yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan dukungan produksi dalam negeri. Tapi tanpa informasi harga resmi dan hasil uji independen, terlalu dini menyimpulkan apakah M6 rakitan Subang ini benar-benar menawarkan value terbaik di kelasnya.

Reporter: Saiful