Shell Indonesia Serahkan Pengelolaan SPBU ke Isla Energy per 30 Oktober 2026

SPBU Shell di Jakarta, Selasa (28/10/2026), menjelang pengalihan pengelolaan kepada PT Isla Energy Indonesia per 30 Oktober 2026.
Penulis: Ragil
Jumat, 09 Oktober 2026 | 10:22:02 WIB

TIRAINEWS.COM — PT Shell Indonesia mengalihkan pengelolaan seluruh SPBU-nya kepada PT Isla Energy Indonesia, efektif berlaku 30 Oktober 2026. Meski berganti pengelola, Shell memastikan bahan bakar yang dijual tetap memenuhi standar kualitas yang sama. Pengguna diminta beralih ke aplikasi Shell GO+ Indonesia seiring proses transisi data keanggotaan.

PT Shell Indonesia resmi mengumumkan pengalihan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia kepada PT Isla Energy Indonesia. Informasi ini disampaikan melalui email yang diterima tim detikOto, yang menyebutkan bahwa seluruh proses transisi akan berlaku efektif mulai 30 Oktober 2026.

Merek Shell Tetap Bertahan Lewat Perjanjian Lisensi

Meski pengelolaan berpindah tangan, nama Shell dipastikan tidak hilang dari SPBU di Indonesia. Perusahaan menegaskan merek Shell akan tetap hadir melalui perjanjian lisensi merek yang berlaku.

"Merek atau brand Shell akan tetap berada di Indonesia melalui perjanjian lisensi merek. Pelanggan tetap dapat memiliki akses ke produk BBM berkualitas tinggi dari Shell dan standar pelayanan terbaik," tulis akun Instagram Shell Indonesia dalam jawaban atas pertanyaan warganet di unggahan detikOto.

Data Keanggotaan Shell GO+ Dialihkan ke Isla Energy

Konsumen pengguna bahan bakar Shell diminta bermigrasi ke aplikasi baru, Shell GO+ Indonesia. Data keanggotaan dari aplikasi lama akan dialihkan di bawah pengendalian PT Isla Energy Indonesia dengan mengikuti kebijakan privasi yang berlaku.

"Terkait dengan perubahan ini, Anda dapat memeriksa Syarat dan Ketentuan serta Kebijakan Privasi terbaru dari PT Isla Energy Indonesia yang efektif berlaku mulai 30 Oktober 2026," demikian bunyi keterangan resmi tersebut.

Bagi pelanggan yang keberatan atas pengalihan data, tersedia opsi menghapus akun Shell GO+ secara mandiri. Penghapusan juga bisa dilakukan dengan menghubungi tim Shell dalam waktu 3x24 jam setelah email pemberitahuan diterima.

Stok BBM di SPBU Shell Masih Terbatas

Di sisi lain, ketersediaan bahan bakar di sejumlah SPBU Shell per Oktober 2026 masih sangat terbatas. Jenis produk yang masih tersedia hanya V-Power Diesel, itu pun tidak di semua lokasi.

Di Jakarta, hanya 11 SPBU Shell yang menjual V-Power Diesel. Wilayah Jawa Barat tercatat delapan SPBU, Banten sembilan SPBU, dan Jawa Timur enam SPBU yang menyediakan produk tersebut.

Jenis bahan bakar lain seperti Super (RON 92), V-Power (RON 95), dan V-Power Nitro+ (RON 98) belum tersedia di seluruh SPBU Shell hingga periode yang sama.

Dampak bagi Pemilik Kendaraan Diesel

Kondisi stok yang menipis membuat pemilik kendaraan bermesin diesel perlu memetakan ulang lokasi pengisian. Jumlah SPBU yang menjual V-Power Diesel di empat wilayah utama itu terbilang sedikit dibanding total jaringan SPBU Shell yang tersebar di Indonesia.

Proses pengalihan ke PT Isla Energy Indonesia berjalan bersamaan dengan keterbatasan pasokan tersebut. Pelanggan yang masih memegang saldo atau keanggotaan Shell GO+ disarankan menuntaskan pengecekan syarat dan ketentuan sebelum tanggal efektif 30 Oktober 2026.

Reporter: Ragil