Pertamina Tinjau Tersus Merauke, Jaga Distribusi Energi Papua Selatan
TIRAINEWS.COM — Pertamina melalui Subholding Integrated Marine Logistics meninjau operasional Terminal Khusus Merauke di Papua Selatan untuk memastikan kelancaran distribusi energi di wilayah timur Indonesia. Peninjauan menyoroti peran PT Pertamina Trans Kontinental dalam layanan kepelabuhanan yang menopang Fuel Terminal Merauke milik Pertamina Patra Niaga. Koordinasi antarentitas dinilai krusial agar pasokan minyak dan gas bumi tetap berjalan tanpa hambatan.
Komisaris Utama PT Pertamina International Shipping (PIS) Anwar Saadi memimpin kunjungan kerja tersebut. Ia didampingi Komisaris PIS Lina Santi, Komisaris Utama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) Subagjo Hari Moeljanto, Direktur Operasi PTK Yudi Wibisono, serta Direktur Armada PTK Dewi Susanti.
Peran PTK di Terminal Khusus Merauke
PTK menjalankan layanan kepelabuhanan di Tersus Merauke, termasuk membantu proses sandar kapal pengangkut energi. Aktivitas itu menopang distribusi minyak dan gas bumi sekaligus memastikan operasional mematuhi regulasi dan standar yang berlaku dengan mengacu pada praktik terbaik global.
Menurut Subagjo, operasional PTK tidak bisa dipisahkan dari aktivitas FT Merauke milik PT Pertamina Patra Niaga (PPN). Karena itu, koordinasi antarentitas Pertamina menjadi syarat utama agar proses operasional berjalan lancar dan layanan distribusi energi tetap optimal.
"Kegiatan operasi yang saling terintegrasi antarentitas ini mewujudkan kolaborasi yang kuat sebagai ONE Pertamina. Kunjungan kerja ini diharapkan memperkokoh kolaborasi tersebut dan mendorong optimalisasi operasi, dengan senantiasa memprioritaskan aspek keamanan dan keselamatan," ujar Anwar Saadi.
Mengapa Koordinasi Antarentitas Penting
Anwar menjelaskan, Tersus Merauke berfungsi sebagai simpul yang menghubungkan armada laut dengan fasilitas penyimpanan bahan bakar di darat. Setiap keterlambatan di dermaga berdampak langsung pada jadwal pasokan ke wilayah sekitar.
Rombongan meninjau kondisi fasilitas dan kesiapan layanan maritim terintegrasi selama kunjungan. Aspek keselamatan dan keamanan operasional menjadi perhatian utama, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Dampak ke Wilayah Timur Indonesia
Merauke berada di ujung timur Indonesia, wilayah yang bergantung pada jalur laut untuk pasokan bahan bakar. Kelancaran bongkar-muat di Tersus Merauke menentukan ketersediaan energi bagi rumah tangga, pelaku usaha, hingga layanan publik di Papua Selatan.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Pertamina menjaga keandalan rantai distribusi energi di kawasan yang jarak tempuh dan kondisi geografisnya menantang. Kolaborasi antara PIS, PTK, dan PPN diharapkan memangkas potensi gangguan operasional di lapangan.
Bagi Pertamina, Terminal Khusus Merauke bukan sekadar fasilitas logistik. Fasilitas ini menopang posisi perusahaan sebagai penjaga pasokan energi nasional, terutama di daerah yang infrastrukturnya masih terbatas dibandingkan Jawa dan Sumatera.