Rizz Dungeon: Skeleton Key to My Heart Mundur ke 2025, Snoozy Kazoo Fokus Tambah Konten
TIRAINEWS.COM — Rizz Dungeon: Skeleton Key to My Heart, game RPG yang mengusung premis nyeleneh tentang merayu naga mantan pacar, dipastikan tidak akan rilis tahun ini. Studio independen Snoozy Kazoo, yang juga dikenal lewat seri Turnip Boy Commits Tax Evasion dan Turnip Boy Robs a Bank, mengumumkan penundaan tersebut secara resmi. Alasan utamanya bukan teknis, melainkan performa penjualan dua game sebelumnya yang melampaui ekspektasi.
Kesuksesan Turnip Boy Jadi Alasan Utama
Pendapatan dari dua game Turnip Boy yang solid membuat tim berinsiatif menggarap Rizz Dungeon lebih matang dari rencana awal. Yukon Wainczak, founder sekaligus director Snoozy Kazoo, menjelaskan bahwa tim berlima ini sebelumnya sempat memangkas sejumlah fitur dan Monster Girl demi mengejar tenggat 17 September.
"This delay allows us to both add more content and avoid crunch. As a tiny studio of five people, there were quite a few features (and Monster Girls!) we were cutting in order to hit this September 17th release date, and we were starting to crunch to ensure this game was something we were proud of," ujar Wainczak dalam pernyataan resmi.
Keputusan ini diambil untuk memastikan kualitas akhir game sesuai visi awal. Wainczak menambahkan bahwa tim ingin menghadirkan Rizz Dungeon yang lebih baik dan dikembangkan dengan cara yang lebih sehat bagi para pengembangnya.
Premis: Merayu Musuh, Bukan Bertarung
Rizz Dungeon menawarkan pendekatan berbeda dari RPG pada umumnya. Pemain akan menjelajahi dungeon untuk mengambil kembali barang-barang yang diambil oleh mantan pacar yang kebetulan adalah seekor naga. Alih-alih menaikkan statistik pedang atau sihir, seluruh poin karakter justru dialokasikan ke atribut Karisma.
Konsekuensinya, pemain harus mengandalkan opsi dialog dan rayuan untuk keluar dari pertarungan. Sampai akhirnya karakter bisa merekrut Monster Girl yang akan bertarung menggantikan pemain di lini depan. Sistem ini sering dibandingkan dengan Pokémon, hanya saja makhluk yang dikoleksi punya desain yang lebih dewasa.
Jadwal September yang Padat Jadi Penyelamat
Penundaan ini sebenarnya meringankan kalender rilis yang sudah sesak. Bulan depan saja, para gamer sudah dihadapkan pada The Blood of Dawnwalker, Onimusha: Way of the Sword, dan Silent Hill: Townfall. Belum lagi game lain yang dijadwalkan rilis dalam periode yang sama.
Bagi pemain yang penasaran, kabar ini justru bisa jadi angin segar. Snoozy Kazoo punya rekam jejak solid dalam menghadirkan humor absurd yang dieksekusi dengan baik lewat dua game Turnip Boy. Dengan waktu pengembangan tambahan, Rizz Dungeon berpeluang menyajikan konten yang lebih lengkap dan momen-momen konyol yang lebih banyak saat akhirnya tiba di PC dan konsol tahun depan.