Spanyol Diprediksi Salip Prancis sebagai Negara Wisata Terpopuler Dunia pada 2040

Spanyol mencatat kunjungan 97 juta wisatawan internasional pada 2025, meningkat dari 84 juta pada 2023.
Penulis: Fajar
Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04:31 WIB

TIRAINEWS.COM — Angka tersebut bukan tanpa dasar. Institut Statistik Nasional Spanyol mencatat lonjakan signifikan dalam dua tahun terakhir. Pada 2023, negara itu kedatangan 84 juta wisatawan. Angka tersebut meroket menjadi 97 juta pelancong internasional pada 2025, dengan total belanja mencapai 135 miliar euro atau setara Rp 2,79 kuadriliun.

Modal Spanyol Menarik Lebih Banyak Pelancong

Daya tarik Spanyol memang sulit ditandingi. Negara ini dianugerahi sekitar 300 hari cerah dalam setahun, menjadikannya pelarian ideal bagi wisatawan Eropa yang ingin menghindari musim dingin yang keras di kawasan utara. Harga penerbangan yang relatif terjangkau juga menjadi faktor penarik utama.

Destinasinya pun tersebar merata, tidak hanya bertumpu pada satu atau dua kota. Madrid, Barcelona, Cordoba, hingga Sevilla masing-masing menawarkan daya tarik historis dan budaya yang kuat. Magnet tambahan datang dari sepak bola, terlebih Spanyol akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030. Event olahraga terbesar sejagat itu berpotensi mendongkrak popularitas dan kunjungan secara eksponensial.

Prancis Masih Perkasa, tapi Akses Semakin Mudah

Prancis belum tergoyahkan untuk saat ini. Negeri mode tersebut menerima sekitar 102 juta wisatawan pada 2025, naik dari 100 juta kunjungan di tahun sebelumnya saat Paris menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade. Kastil-kastil megah di Lembah Loire, perkebunan anggur yang luas, pantai-pantai di wilayah selatan, hingga ikon Menara Eiffel tetap menjadi magnet utama.

Upaya penguatan akses terus dilakukan. Operator kereta asal Italia, Trenitalia, berencana membuka layanan langsung rute London-Paris pada 2029 untuk menyaingi Eurostar. Namun, kombinasi kemudahan akses dan daya tarik klasik tersebut tampaknya belum cukup untuk mempertahankan posisi puncak dalam jangka panjang.

Ancaman Overtourism di Kota-Kota Populer

Di balik proyeksi positif tersebut, ada konsekuensi yang dirasakan warga lokal. Lonjakan wisatawan mulai menimbulkan keresahan di Barcelona, Kepulauan Balearic, dan Kepulauan Canary. Kekhawatiran utama mencakup kepadatan pelancong yang berlebihan, tekanan terhadap layanan publik, hingga kenaikan tarif penginapan yang memberatkan warga setempat.

Kondisi ini mendorong sejumlah wilayah untuk memperketat aturan guna mengendalikan dampak pariwisata. Langkah tersebut menjadi ujian bagi Spanyol untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dan kualitas hidup warganya.

Reporter: Fajar