Pencarian

Jorge Martin Cs Bisa Jegal Marc Marquez, Aprilia Buka Suara Soal Team Order

Minggu, 11 Oktober 2026 • 10:22:31 WIB
Jorge Martin Cs Bisa Jegal Marc Marquez, Aprilia Buka Suara Soal Team Order
Jorge Martin masih memimpin klasemen MotoGP 2026 meski posisinya digeser Marc Marquez.

TIRAINEWS.COM — Empat pembalap Aprilia menduduki posisi sepuluh besar klasemen MotoGP 2026, dengan Jorge Martin masih memimpin meski baru dikudeta Marc Marquez. Situasi ini memunculkan spekulasi team order untuk menghambat laju Marquez menuju gelar juara. Dua pembalap satelit Aprilia, Raul Fernandez dan Ai Ogura, angkat bicara soal kemungkinan tersebut.

Raul Fernandez menegaskan dirinya belum memikirkan kemungkinan team order dari Aprilia. Pembalap Spanyol itu mengaku masih fokus meraih hasil terbaik untuk timnya, Trackhouse Racing, di setiap seri balapan yang tersisa.

"Jika kita bisa menang, kita harus menang. Saya tidak memikirkan (perintah tim sekarang). Jika di dua balapan terakhir kita perlu memikirkan gelar juara, kita akan lihat dua balapan terakhir," ujar Fernandez, dikutip dari Crash.

Fernandez menambahkan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah memberikan performa maksimal bagi Trackhouse. Menurutnya, pembahasan soal strategi tim baru relevan ketika kompetisi memasuki fase akhir musim.

Posisi Empat Pembalap Aprilia di Klasemen MotoGP 2026

Dominasi Aprilia musim ini terlihat dari posisi empat pembalapnya di klasemen sementara. Jorge Martin masih bertengger di puncak, disusul Marco Bezzecchi di posisi ketiga, Ai Ogura di tempat kelima, dan Raul Fernandez di urutan ketujuh.

Keempatnya mengendarai Aprilia RS-GP yang tampil kompetitif sepanjang musim. Jika Aprilia ingin memastikan Martin meraih gelar juara dunia, Bezzecchi, Ogura, dan Fernandez secara teoritis bisa diminta mengganggu laju Marquez di rombongan depan saat balapan berlangsung.

Ai Ogura Tolak Lakukan Hal Bodoh di Depan Seniornya

Ai Ogura memberikan jawaban berbeda saat ditanya soal team order. Pembalap Jepang itu menegaskan tidak akan melakukan manuver berbahaya yang bisa merugikan pembalap pabrikan Aprilia Racing seperti Martin dan Bezzecchi.

"Jika Jorge atau Bez ada di depan saya, saya pasti tidak akan melakukan hal bodoh," kata Ogura.

"Tetapi jika saya merasa bisa menyalip dengan aman, maka tentu saja saya akan mencobanya. Itu sangat bergantung pada situasi mereka dan situasi saya," sambungnya.

Marquez Kudeta Martin Usai Menang Sprint di Mandalika

Marc Marquez berhasil merebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026 setelah memenangi balap sprint MotoGP Mandalika, Sabtu (10/10). Kemenangan itu membuat Marquez mengkudeta Martin dari posisi teratas, dengan selisih keduanya kini hanya dua poin.

Nasib berbeda dialami Bezzecchi dan Fernandez. Keduanya harus masuk paddock lebih cepat setelah terlibat kecelakaan di tikungan pertama pada lap pertama balap sprint.

Ai Ogura tampil impresif dengan finis kedua di sesi sprint Mandalika. Sementara Martin hanya mampu finis keempat, hasil yang membuat posisinya di puncak klasemen tergeser oleh Marquez.

Dua Balapan Terakhir Jadi Penentu Arah Strategi Aprilia

Pernyataan Fernandez memberi gambaran bahwa Aprilia belum mengambil sikap resmi soal team order. Strategi kolektif kemungkinan baru dibahas jika persaingan gelar juara memasuki dua balapan terakhir.

Dengan selisih hanya dua poin antara Marquez dan Martin, setiap hasil balapan akan berdampak besar pada perebutan gelar. Posisi empat pembalap Aprilia di sepuluh besar klasemen memberi tim itu opsi taktikal yang tidak dimiliki pabrikan lain.

Namun Ogura dan Fernandez sama-sama menekankan bahwa mereka tetap akan berlomba secara normal. Balapan berikutnya akan menjadi ujian apakah Aprilia benar-benar menerapkan strategi tim atau membiarkan para pembalapnya bersaing bebas.

Sumber: oto.detik.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks