TIRAINEWS.COM — PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan tujuh SPBU di jalur menuju Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, untuk melayani lonjakan mobilitas selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Penyiagaan ini menyasar wisatawan, official, dan peserta event yang melintasi Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram. Tiga dari tujuh SPBU itu beroperasi penuh 24 jam.
Tiga SPBU Beroperasi 24 Jam
Dari tujuh SPBU yang disiagakan, tiga di antaranya melayani pembeli selama 24 jam penuh. Ketiganya adalah SPBU 54.832.06 di Jalan Prabu Rangkasari, SPBU 54.833.11 di Jalan Imam Bonjol, dan SPBU 54.833.07 di Jalan Jenderal A. Yani KM 8.
Sementara itu, dua SPBU di Lombok Tengah beroperasi pukul 06.00–24.00 WITA, yakni SPBU 54.835.08 di Jalan Raya Bandara Internasional dan SPBU 54.835.14 di Jalan Sengkol. Pola jam yang sama berlaku untuk SPBU 54.832.03 di Jalan Majapahit Nomor 40 dan SPBU 54.832.12 di Jalan Gajah Mada, Kota Mataram.
Pemilihan lokasi menyasar jalur-jalur strategis yang diprediksi ramai oleh kendaraan wisatawan dan rombongan peserta balap.
Antisipasi Lonjakan Mobilitas Wisatawan
Peningkatan mobilitas menjelang ajang balap menjadi pertimbangan utama penempatan petugas dan pengaturan operasional SPBU. Pertamina Patra Niaga ingin memastikan pembeli tidak kesulitan mencari bahan bakar saat arus kendaraan memuncak.
"Pertamina Patra Niaga menyiagakan SPBU di jalur-jalur strategis menuju Mandalika agar masyarakat dan wisatawan dapat memperoleh layanan BBM dengan mudah dan nyaman. Sejumlah SPBU beroperasi hingga 24 jam, khususnya di jalur dengan potensi peningkatan mobilitas," kata Kitty, Kamis (8/10/2026).
Wilayah Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram menjadi fokus karena menjadi pintu masuk utama menuju sirkuit. Bandara Internasional Lombok, misalnya, berada di jalur yang dilalui banyak wisatawan dan official.
Stok BBM dan Infrastruktur Distribusi
Selain kesiapan SPBU, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan stok BBM dan kesiapan infrastruktur distribusi energi di Nusa Tenggara Barat. Ketersediaan itu ditopang Integrated Terminal Ampenan.
Koordinasi distribusi dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan selama periode penyelenggaraan event. Langkah ini mencakup pengaturan pasokan agar tidak terjadi kekosongan stok di SPBU yang paling ramai dilintasi.
Penutup: Penyiagaan tujuh SPBU ini menjadi bagian dari persiapan energi menyambut salah satu event balap terbesar di Indonesia. Bagi wisatawan yang menuju Mandalika, layanan bahan bakar kini tersedia lebih lama, termasuk di tiga titik yang buka penuh 24 jam.