Pencarian

Gunung Ibu Erupsi 12 Kali dalam Sepekan, Radius 2 Km Ditutup

Selasa, 13 Oktober 2026 • 10:03:31 WIB
Gunung Ibu Erupsi 12 Kali dalam Sepekan, Radius 2 Km Ditutup
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi pada Selasa (13/10/2026) pukul 09.46 WIT.

TIRAINEWS.COM — Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi pada Selasa (13/10/2026) pukul 09.46 WIT, menandai letusan ke-12 dalam sepekan terakhir. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertahankan status gunung di Level II (Waspada) dan melarang aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Wisatawan yang hendak mendaki atau mengamati kawah diminta menunda kunjungan hingga status diturunkan.

Sepanjang 13 Oktober 2026 pukul 00.00-23.59 WIT, pengamatan kegempaan mencatat 112 kali gempa letusan dengan amplitudo 15-28 milimeter dan lama gempa 33-77 detik. Selain itu, terdeteksi 6 kali gempa hembusan beramplitudo 6-10 milimeter serta 15 kali gempa harmonik dengan amplitudo 2-20 milimeter.

Status Level II dan Zona Larangan

Tingkat aktivitas Gunung Ibu masih berada di Level II (Waspada). PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Larangan juga diperluas secara sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

Bagi wisatawan yang berencana mendaki atau melihat kawah dari dekat, imbauan ini bersifat mengikat. Aktivitas di zona terlarang berisiko terhadap keselamatan, terutama saat erupsi terjadi tanpa visual yang terlihat jelas dari kejauhan.

Rekor Erupsi Gunung Ibu Sepanjang 2026

MAGMA Indonesia mencatat 5.090 letusan gunung api di seluruh Indonesia sepanjang 2026. Gunung Semeru di Jawa Timur menjadi yang paling sering erupsi dengan 1.978 letusan, disusul Gunung Ibu dengan 1.708 letusan.

Frekuensi erupsi Gunung Ibu yang tinggi menjadikannya salah satu gunung paling aktif di Indonesia tahun ini. Meski sebagian besar letusan berskala kecil, konsistensi aktivitasnya membuat pemantauan ketat terus dilakukan.

Dampak bagi Rencana Wisata ke Halmahera Barat

Halmahera Barat dikenal sebagai salah satu kabupaten dengan lanskap vulkanik di Maluku Utara. Gunung Ibu menjadi salah satu ikon alam daerah tersebut, namun kondisi erupsi yang berlangsung sering membatasi akses pendakian dan pengamatan kawah.

Wisatawan yang tetap ingin berkunjung ke Halmahera Barat disarankan memantau informasi resmi PVMBG melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau kanal Badan Geologi. Informasi terkini soal status dan radius aman dapat dikonfirmasi melalui pos pengamatan gunung api setempat atau dinas pariwisata daerah.

Tips Berkunjung saat Status Waspada

  • Pantau status gunung melalui MAGMA Indonesia sebelum berangkat, karena level bisa berubah kapan saja.
  • Hindari area dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif dan zona sektoral 3,5 kilometer ke arah utara.
  • Gunakan masker dan pelindung mata jika berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik.
  • Ikuti arahan petugas pos pengamatan dan jangan memaksakan pendakian saat status meningkat.
  • Pilih waktu kunjungan di luar periode erupsi intensif dan siapkan rencana alternatif destinasi.

Untuk sementara, wisata vulkanik Gunung Ibu sebaiknya ditunda hingga status aktivitas menurun. Wisatawan dapat mengalihkan rencana ke destinasi lain di Maluku Utara sambil terus memantau perkembangan resmi dari PVMBG.

Sumber: databoks.katadata.co.id

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks