Pencarian

Rano Karno Siapkan 23 UMKM Jakarta Tembus Pasar Tiongkok di CIEIE 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 • 11:03:31 WIB
Rano Karno Siapkan 23 UMKM Jakarta Tembus Pasar Tiongkok di CIEIE 2026
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menargetkan 23 UMKM binaan Jakarta menembus pasar Tiongkok melalui ajang CIEIE 2026 di Jakarta dan Guangzhou.

TIRAINEWS.COM — Pemprov DKI Jakarta tidak hanya berhenti pada keikutsertaan dalam pameran. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa forum dagang tersebut dirancang untuk menghasilkan kesepakatan nyata, bukan sekadar seremonial. "Harapannya, penyelenggaraan CIEIE ini tidak berhenti sebagai pameran saja, tetapi menghasilkan kerja sama yang konkret, investasi baru, akses pasar yang lebih luas, dan peluang bisnis bagi UMKM Jakarta," ujar Rano dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8). Panggung Dagang di Kemayoran dan Guangzhou

CIEIE 2026 akan berlangsung pada 3-5 September 2026 di Hall B-C, JIExpo Kemayoran. Pameran ini mempertemukan pembeli, importir, distributor, peritel, dan penjual marketplace dengan pemasok, pabrik, serta pemilik merek dari berbagai kategori. Pelaku usaha yang hadir dapat memperoleh informasi terkait produk, harga, jumlah pemesanan minimum, sampel, hingga peluang kerja sama.

Dari ajang di Jakarta, Pemprov langsung menggerakkan langkah lanjutan. Melalui program Choose Jakarta, sebanyak 23 UMKM binaan akan diterbangkan ke China International SME Fair (CISMEF) 2026 di Guangzhou pada 3-6 September 2026. Sebelumnya, tiga UMKM binaan Jakarta telah lebih dulu merasakan pasar Negeri Tirai Bambu melalui China Food Trade Fair pada Maret 2026. Sektor Pengolahan Jadi Andalan PDRB

Rano Karno menyebut penguatan daya saing ekspor UMKM merupakan pilar penting transformasi ekonomi Jakarta. Data yang ia paparkan menunjukkan sektor industri pengolahan menyumbang sekitar 11,13 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jakarta pada 2025. Angka ini menjadi modal dasar bagi pengembangan industri berteknologi tinggi dan ramah lingkungan ke depan.

"Artinya, ini membuka peluang lebih besar bagi UMKM Jakarta untuk masuk ke pasar internasional, khususnya Tiongkok," kata Rano saat menyambut penyelenggaraan CIEIE di Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (24/8). Integrasi Industri Jasa dan Ekosistem Halal

Arah pembangunan industri Jakarta ke depan tidak hanya berfokus pada manufaktur. Pemprov mengintegrasikan pengembangan industri dengan sektor jasa modern dan ekosistem halal. Integrasi ini diyakini memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat perdagangan yang kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Bagi pelaku UMKM, keikutsertaan dalam pameran internasional seperti CIEIE menjadi pintu masuk untuk bertemu calon mitra global. Fasilitasi temu bisnis dengan pembeli, importir, distributor, hingga peritel global menjadi nilai tambah yang tidak bisa didapatkan dari pameran lokal biasa.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks