Pegulat Gilang Ilhaza Wakili Indonesia di Asian Games 2026, Sumbar Kirim Satu Atlet Gulat

Gilang Ilhaza resmi dilepas Gubernur Sumatera Barat untuk mewakili Indonesia pada cabang gulat Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Penulis: Ragil
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 05:03:31 WIB

TIRAINEWS.COM — Gilang menjadi satu-satunya wakil Sumbar di cabang gulat untuk pesta olahraga antarnegara Asia yang berlangsung 19 September hingga 4 Oktober 2026 tersebut. Ia akan turun pada nomor gulat gaya bebas kelas 74 kilogram.

Pelepasan ini menjadi pengakuan atas konsistensi prestasi Gilang di kancah nasional maupun internasional. Sebelumnya, pegulat kelahiran Sumbar itu telah mengoleksi medali di ajang SEA Games. Mahyeldi menilai capaian tersebut menjadi modal berharga menghadapi persaingan ketat di level Asia.

PPLP Sumbar Buktikan Pembinaan Atlet Berkelas

"Alhamdulillah, Gilang pernah kita didik di PPLP. Berkat prestasi olahraganya, sekarang dia juga bertugas di TNI Angkatan Darat dan dipercaya mewakili Indonesia di ajang internasional," kata Mahyeldi di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (28/8/2026).

Bagi pemprov, keberangkatan Gilang bukan sekadar kebanggaan daerah. Ini bukti bahwa sistem pembinaan yang berjalan di Sumbar mampu mencetak atlet yang kompetitif hingga pentas dunia. Mahyeldi berharap torehan Gilang bisa memantik semangat atlet muda lainnya untuk berani menargetkan level internasional.

Target Medali Emas di Aichi-Nagoya

"Gilang sebelumnya juga telah mendapatkan medali di SEA Games. Sekarang dia diutus mewakili Indonesia di Asian Games di Jepang. Mudah-mudahan bisa memberikan prestasi terbaik, bahkan meraih medali emas," ujarnya.

Mahyeldi menegaskan perjuangan Gilang adalah bagian dari harga diri Sumbar. Ia berharap atlet binaan daerah itu mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah global sekaligus membawa harum Sumatera Barat di tingkat Asia.

"Semoga Gilang bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional dan tentu saja membawa nama Sumatera Barat di tingkat Asia," tegas Mahyeldi.

Keberhasilan PPLP dan Rencana Pusat Olahraga Terpadu

Mahyeldi menyebut keberhasilan pembinaan PPLP tidak hanya terjadi di cabang gulat. Sepak bola dan sepak takraw juga telah melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena itu, Pemprov Sumbar berkomitmen memperkuat sistem pembinaan agar potensi atlet daerah berkembang lebih terarah dan berkelanjutan.

Langkah konkret tengah disiapkan. Mahyeldi meminta Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar mengkaji pengembangan kawasan Main Stadium yang memiliki lahan sekitar 40 hektare sebagai pusat pembinaan olahraga terpadu. Kawasan itu dinilai potensial menjadi ekosistem yang mengintegrasikan pendidikan, latihan, fasilitas, dan pembinaan prestasi.

Reporter: Ragil