Semen Padang Target Juara Liga 2 2026-27, Nil Maizar Kembali Pimpin Kabau Sirah

Manajemen Semen Padang resmi menargetkan juara Liga 2 musim 2026-27 dalam peluncuran tim di Tangerang, Selasa (25/8/2026).
Penulis: Sutomo
Rabu, 26 Agustus 2026 | 04:04:01 WIB

TIRAINEWS.COM — Ambisi tinggi itu disampaikan manajemen di sela acara peluncuran tim dan seragam anyar di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026). Semen Padang datang dengan tekad bulat setelah musim lalu terdegradasi dari Super League dengan finis di peringkat 17 dari 18 kontestan.

Jersey Baru Ludes, Skuad Diisi Tiga Wajah Lama Liga 1

Kostum kandang anyar mengusung warna dasar merah dengan motif kuning dan hitam, perpaduan khas Minangkabau. Sementara itu, seragam tandang tampil dengan kombinasi biru muda-kuning beraksen putih di sisi. Antusiasme suporter langsung terlihat nyata—stok jersey yang dijual di lokasi acara habis tak bersisa.

Di atas lapangan nanti, Nil Maizar akan memimpin 35 pemain yang didominasi pengalaman. Stefano Lilipaly, Rezaldi Hehanussa, dan Ilija Spasojevic menjadi rekrutan anyar yang diharapkan langsung memberikan dampak signifikan. Nama terakhir tentu bukan wajah asing bagi publik sepak bola Indonesia berkat naluri golnya yang tajam.

Kutipan Presiden Klub: "Di Atas Kertas, Semen Padang Bisa Juara"

"Kami yakin dengan skuad kami yang ada, di atas kertas, seharusnya Semen Padang bisa juara. Tinggal bagaimana Coach Nil dan tim kepelatihan meracik, sehingga yang di atas kertas juara ini bisa terealisasi di kenyataan," ujar Andre Rosiade kepada wartawan usai acara.

Meski percaya diri, manajemen menegaskan tidak akan meremehkan satu pun lawan. "Bagi kami seluruh tim yang bertanding di Liga 2 ini merupakan kompetitor serius bagi Semen Padang, jadi bagi kami semua klub sama," tegasnya.

Markas Sementara dan Laga Perdana yang Menantang

Untuk mengarungi musim ini, Semen Padang dipastikan tidak bermarkas di kandang sendiri. Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, menjadi pangkalan sementara Kabau Sirah selama kompetisi berjalan.

Perjalanan mereka dimulai dengan laga tandang berat melawan Parsiraja Banda Aceh pada 13 September. Sepekan berselang, giliran PSIS Semarang yang datang ke markas sementara mereka untuk dihadapi di pekan kedua.

Reporter: Sutomo