Pencarian

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bakat, Pemain Mulai Dilirik Klub Liga 2 dan Liga 3

Senin, 24 Agustus 2026 • 21:02:01 WIB
Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bakat, Pemain Mulai Dilirik Klub Liga 2 dan Liga 3
Para pemain muda peserta Soekarno Cup 2026 mulai dilirik sejumlah klub Liga 2 dan Liga 3.

TIRAINEWS.COM — Pengakuan tersebut disampaikan Said Abdullah dalam sambutannya pada acara penutupan (closing ceremony) Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026). Menurutnya, kualitas permainan yang ditunjukkan para peserta selama turnamen berlangsung telah menarik minat sejumlah manajemen klub untuk merekrut talenta muda tersebut.

"Puji tuhan selama penyelenggaraan pertandingan banyak talenta-talenta muda kita yang sudah dikirim untuk masuk di Liga 2 dan Liga 3 yang sebentar lagi akan bergulir sebagai ajang kompetisi PSSI," ujar Said Abdullah di hadapan para peserta dan penonton.

Jalur Baru Menuju Kompetisi Profesional

Fenomena ini menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola nasional. Pasalnya, turnamen yang digagas sebagai ajang silaturahmi antar daerah ini nyatanya mampu menjadi jembatan bagi pemain muda untuk menembus kompetisi profesional, setidaknya di dua kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dengan kompetisi Liga 2 dan Liga 3 yang akan segera bergulir, para pemain yang telah dikirim tersebut diharapkan bisa langsung beradaptasi dengan ritme pertandingan yang lebih ketat. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa pembinaan usia muda melalui turnamen lokal memiliki dampak nyata terhadap karier atlet.

Final yang Menjunjung Sportivitas

Pada laga puncak yang digelar di hari yang sama, Said Abdullah menyebut partai final mempertemukan perwakilan dari Bali melawan Jawa Barat. Ia berharap pertandingan final tersebut berjalan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair play, sebagaimana yang telah ditekankan sejak awal turnamen.

"Kami yakin pertandingan final ini sebagaimana disampaikan ketum sejak awal Soekarno Cup, jagalah persatuan kita, jagalah sportifitas, fair play agar final ini enak ditonton dan menjadi contoh bagi perkembangan sepakbola di tanah air," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sepanjang turnamen berlangsung, para pemain muda telah menunjukkan permainan yang baik dan menjunjung tinggi etika bertanding. Hal ini menjadi modal penting bagi mereka untuk berkembang di level yang lebih tinggi.

Permintaan Maaf di Momen Penutupan

Di sela-sela sambutannya, Said Abdullah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta turnamen atas segala kekurangan selama penyelenggaraan. Ia berharap ajang serupa dapat terus digelar dan semakin baik di masa mendatang.

"Saya atas nama DPD PDIP Jatim meminta maaf sebesar-besarnya atas kekurangan selama turnamen berlangsung," tandasnya.

Sumber: sport.detik.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks